VIVIA MEDIA — Memilih perawatan di klinik kecantikan tidak bisa hanya berdasarkan tren atau rekomendasi di media sosial. Setiap orang memiliki kondisi kulit, masalah, dan tujuan perawatan yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Perawatan kecantikan berbasis teknologi semakin diminati, salah satunya Radiofrequency (RF). Banyak orang tertarik mencobanya karena disebut mampu membantu menjaga kekencangan kulit dan mendukung regenerasi jaringan.

Radiofrequency merupakan teknologi yang memanfaatkan energi gelombang radio untuk menghantarkan panas terkontrol ke jaringan di bawah permukaan kulit.

Berbeda dengan perawatan yang hanya bekerja di lapisan luar, RF dirancang untuk merangsang respons alami tubuh dalam memperbaiki dan meregenerasi jaringan.

| Baca Juga: Rahasia Kulit Lembut dan Glowing ala Andien: Rutin Dry Brushing Sebelum Mandi!

Menurut dr. Yuziana, M. Biomed (AAM), perkembangan teknologi RF saat ini jauh lebih maju dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, ia mengingatkan, di balik popularitasnya, teknologi ini bukanlah perawatan yang bisa dipilih secara sembarangan

"Setiap alat RF memiliki cara kerja dan karakteristik energi yang berbeda. Itulah mengapa pilihan alat tidak bisa disamaratakan, tetapi harus disesuaikan dengan kondisi dan tujuan perawatan masing-masing pasien," jelas dr. Yuziana kepada media di Jakarta, Kamis (17/7/2026).

Tidak Ada Satu Teknologi yang Cocok untuk Semua Orang

Meski sama-sama menggunakan teknologi Radiofrequency, Venus Versa, INDIBA, maupun Endymed memiliki karakteristik, cara kerja, serta tujuan penggunaan yang berbeda.

Karena itu, pemilihan teknologi tidak dapat dilakukan secara umum atau hanya mengikuti tren. Dokter perlu mengevaluasi kondisi kulit, riwayat kesehatan, hingga tujuan perawatan sebelum menentukan metode yang paling sesuai.

| Baca Juga: Jangan Terkecoh Harga Miring, Dokter Tompi Peringatkan Bahaya Klinik Kecantikan Murah

Menurut dr. Yuziana, setiap pasien memiliki kebutuhan yang unik sehingga keputusan penggunaan teknologi harus didasarkan pada pemeriksaan menyeluruh.

"Setiap pasien datang dengan kondisi yang unik. Tugas kami adalah memahami kondisi tersebut secara menyeluruh, lalu menentukan pendekatan teknologi mana yang paling sesuai, bukan sekadar mengikuti tren atau rekomendasi umum," katanya.

Konsultasi Menjadi Tahapan yang Tidak Boleh Dilewatkan

Perawatan estetika saat ini tidak hanya berorientasi pada penampilan, tetapi juga mulai memperhatikan kesehatan jaringan kulit secara menyeluruh.

"Oleh karena itu, kondisi jaringan, kemampuan regenerasi kulit, hingga riwayat kesehatan pasien menjadi pertimbangan sebelum menentukan jenis terapi," jelasnya.

| Baca Juga: Cara Ekstrem Karina aespa Turunkan Berat Badan 4 kg dalam Sehari

Dengan pendekatan yang tepat, tindakan estetika diharapkan tidak hanya memberikan perubahan tampilan, tetapi juga tetap memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan kulit. Karena tidak ada satu jenis teknologi yang dapat dianggap paling cocok untuk semua orang.

"Jadi jangan pernah lupa konsultasi medis sebelum menjalani tindakan. Karena itu menjadi tahapan penting untuk mengetahui kondisi kulit secara menyeluruh sekaligus menentukan jenis teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan individu," pesan dr. Yuziana.

Tips Sebelum Memilih Perawatan Radiofrequency

Sebelum menjalani perawatan RF, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:

1. Jangan memilih perawatan hanya karena sedang viral atau banyak digunakan orang lain.

2. Lakukan konsultasi dengan dokter agar kondisi kulit dinilai secara menyeluruh.

3. Pahami bahwa setiap teknologi RF memiliki karakteristik dan cara kerja yang berbeda.

4. Sampaikan riwayat kesehatan serta keluhan kulit secara lengkap sebelum tindakan.

5. Utamakan keamanan dan kesesuaian terapi dibandingkan mengejar hasil instan. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: