Momen kelulusannya ia bagikan ke Instagram pribadi.

Aku telah mencoba dan gagal berulang kali. Tubuhku gagal, dan begitu pula dengan sistem yang ada. Tapi satu hal yang tidak pernah gagal adalah kepercayaan diri,” tulis Alexandra Adams di unggahannya, Kamis (9/7/2026).

Atas kelulusan Alexandra Adams sebagai dokter tuli-buta pertama di Inggris, Northeastern University juga mengucapkan selamat kepadanya.

Dokter Alexandra Adams menjadi dokter tuli-buta pertama di Inggris, setelah berhasil melewati tahun-tahun masa sulit. Ia merayakan pencapaian ganda ini bersama keluarga besarnya di Northeastern University, di mana ia menerima gelar master di bidang Penulisan Kreatif bersama dengan gelar kedokterannya,” tulis mereka di Instagram resmi kampus.

Cara Kerja Dokter Tuli-Buta

Sebagai penyandang tunarungu dan tunanetra, Alexandra Adams memiliki cara tersendiri dalam memeriksa pasiennya.

Ia mengenakan stetoskop khusus berbasis bluetooth yang terhubung ke alat bantu dengar untuk mendengar keluhan pasien.

| Baca Juga: Nenek 74 Tahun, Ying Zi Buktikan Usia Bukan Halangan untuk Tetap Tampil Modis

Disabilitas itu memiliki spektrum yang luas. Jadi meskipun aku memiliki gangguan pendengaran berat hingga sangat berat, aku tetap bisa melakukan percakapan tatap muka secara normal dengan stetoskop,” jelasnya.

Sementara untuk “melihat” kondisi pasien, ia mengandalkan sentuhan dan kepekaan rasa, seperti yang sudah diajarkan oleh universitasnya.

“Dan sebagai seseorang dengan keterbatasan penglihatan, indra peraba dan kepekaan rasaku secara alami jadi lebih tajam,” ungkapnya.

Perjuangan Alexandra Adams serta pencapaiannya menjadi motivasi dan harapan baru, bahwa mereka yang memiliki disabilitas juga mampu menjadi dokter. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: