Tika Bravani Ajak Anak Nonton Teater, Jadi Cara Seru Kenalkan Dunia Seni Peran
"Bebasin sih. Sekarang mah dia main aja dulu. Kalau emang tertarik ya ayo, kalau enggak ya enggak usah maksa. Sekolah aja dulu yang penting," tegasnya.
Di sisi lain, Tika berharap semakin banyak pertunjukan teater yang dibuat khusus untuk anak-anak. Ia juga berharap pementasan seperti Fantasy Land dapat digelar di panggung yang lebih besar agar bisa dinikmati lebih banyak keluarga.

"Ini aku berharap ada di panggung yang lebih besar ya, biar lebih puas gitu. Karena dari semua konsep, pemain-pemainnya itu semua totalitas banget," tuturnya.
Harapan tersebut disambut baik oleh penulis naskah sekaligus produser Fantasy Land, Joane Win. Menurutnya, sejak awal pertunjukan ini memang dirancang agar anak-anak tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut terlibat menikmati cerita.
"Ruang pertunjukan yang kita mau berikan adalah ruang pertunjukan yang memang mau berinteraksi dengan penonton ya, terutama anak-anak. Karena memang ceritanya cerita anak-anak," ujar Joane.
Ia menambahkan, konsep interaktif dipilih agar anak-anak merasa nyaman mengekspresikan perasaan mereka selama pertunjukan berlangsung.
"Memberikan ruang untuk anak-anak berekspresi terhadap cerita yang kita berikan kepada mereka," pungkasnya. (*)







