VIVIA MEDIA — Konten kreator sekaligus musisi Reza Oktovian atau yang akrab disapa Reza Arap resmi memulai debutnya sebagai sutradara melalui film 'Harusnya Horror'.

Reza Arap tampil nyentrik dengan rambut berwarna pirang platinum mengenakan kaos khusus bertuliskan Love serta bergambar wajah mendiang kekasihnya Lula Lahfah yang meninggal pada 23 Januari 2026.

Tak hanya itu, ia juga membawa satu bouquet bunga matahari dalam acara peluncuran trailer dan poster film Harusnya Horor di Plaza Senayan, Senin (20/7/2026). Bunga itu diletakan di satu bangku kosong disampingnya.

Bunga matahari itu sebagai simbol penghormatan dan rasa sayangnya terhadap mendiang Lula Lahfah.

| Baca Juga: Marapthon Selesai, Reza Arap Akan Siarkan Piala AFF 2026 di YouTube Pribadinya

Reza Arap mengungkapkan momen kebersamaannya dengan almarhumah Lula Lahfah selama proses syuting sebagai waktu yang sangat spesial.Sehingga saat ditanya mengenai memori terindah bersama Lula, Reza Arap mengaku sulit memilih satu momen tertentu.

"Buat aku setiap detiknya adalah memori terindah. Jadi kalau disuruh memilih mana yang paling indah, semuanya harusnya indah,” ujar Reza Arap.

Reza Arap mengatakan dirinya dan Lula sama-sama menghargai setiap proses yang mereka jalani selama produksi film berlangsung. Mulai dari proses syuting hingga kebersamaan di lokasi menjadi kenangan yang kini begitu berharga baginya.

"Kami berdua benar-benar menghargai setiap waktu, setiap detiknya, setiap menitnya bareng proses syutingnya, semuanya," sambungnya.

| Baca Juga: My Forever 17th: Pesan Emosional Reza Arap di Hari Ulang Tahun Almarhumah Lula Lahfah

Karena itu, menurut Reza Arap, kenangan paling indah bukan hanya terletak pada satu adegan atau satu kejadian tertentu. Ia menilai, keseluruhan perjalanan mereka terjalin indah dalam menyelesaikan film tersebut.

Reza Arap juga mengungkap bahwa memori terindahnya adalah hasil dari karya film ini. Film Harusnya Horror menjadi salah satu karya terakhir Lula Lahfah sebelum meninggal dunia.

Pasca Produksi Justru Jadi Momen Menyakitkan

Bagi Reza Arap, proses pasca-produksi menjadi sangat menyakitkan karena ia harus berulang kali menonton rekaman video Lula untuk proses penyuntingan.

"Tantangan terbesarnya mungkin setelah peninggalannya almarhumah. Aku sebagai sutradara harus memberikan approval dan revisi, yang artinya aku harus menonton filmnya terus-menerus," akunya.

Mantan suami Wendy Walters itu pun harus rehat sejenak hingga akhirnya dia kembali siap. Reza Arap pun mengambil keputusan untuk tetap melanjutkan proyek ini.

“It tooks like, aku butuh beberapa bulan gitu, untuk akhirnya aku memutuskan berani menonton karena ini tanggung jawabku," ungkap Reza Arap dengan nada emosional.

Reza Arap juga menceritakan sebuah kejadian yang menurutnya sangat menyentuh terkait unggahan videonya saat bermain piano lagu 'River Flows in You'. Tanpa ia ketahui sebelumnya, ternyata lagu tersebut juga merupakan lagu yang pernah dimainkan Lula semasa hidupnya.

"Aku baru belajar piano sejak 10 tahun bermusik. Aku belajar lagu favoritku, River Flows in You. Aku sama sekali nggak tahu kalau almarhumah pernah mainin lagu itu juga. Jadi itu nggak dibikin-bikin, it just happened," ceritanya.

| Baca Juga: Bujet Minim Untung Besar, Film Horor 'Obsession' Sukses Raup Triliunan Rupiah

Mengenai cara mengenang almarhumah, Reza Arap mengaku memiliki cara pribadi dengan mendoakan dan selalu mengingatnya, tanpa harus selalu mengikuti keramaian saat momen tertentu di makam.

Terkait kabar pemberian hadiah badal umrah untuk Lula, Reza Arap menyatakan dirinya tidak mengetahui hal tersebut.

"I don't know, aku benar benar engga tahu kalau soal itu," tutupnya.

Film Harusnya Horror menceritakan tentang sekelompok kreator konten yang sedang kesulitan finansial. Mereka terpaksa bekerja sama dengan sesosok hantu wibu penakut demi menciptakan konten viral, dengan syarat mereka harus membantu sang hantu memenuhi keinginan terakhirnya untuk menakuti manusia.

Diproduksi oleh AAA Production, film ini dibintangi Reza Arap, mendiang Lula Lahfah, anggota AAA Clan lainnya seperti Aloy, Gery, Tepe, Niko, Ibot, dan Ijot. Film horor komedi ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 20 Agustus 2026. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: