"Menurut berbagai penelitian dan jurnal bedah, apendisitis merupakan salah satu penyebab paling sering nyeri perut akut yang membutuhkan operasi, terutama pada usia remaja hingga dewasa muda," katanya.

Gejala Usus Buntu

Gejalanya cukup mudah dikenali. Di antaranya, nyeri di bagian ulu hati atau sekitaran pusar. Lalu dalam beberapa jam, nyeri tersebut berpindah ke bagian perut sebelah kanan bawah.

| Baca Juga: Desta Jalani Operasi Mata Imbas Terkena Bola Padel, Begini Kondisinya

Selain itu, gejala lainnya adalah mual, muntah, nafsu makan berkurang, dan demam yang mendadak.

Jika kondisi tersebut sudah parah, biasanya perut penderita akan terasa kaku. Kondisi itu disebabkan karena sumbatan pada usus buntu akibat tinja yang keras atau pembengkakan pada jaringan limfoid.

"Nah, akibat dari sumbatan ini bakteri berkembang biak di dalamnya. Akhirnya tekanan meningkat lalu terjadilah peradangan," jelas dr. Aditya.

Apabila tidak segera ditangani, usus buntu yang meradang berisiko pecah. Infeksi pun menyebar ke rongga perut.

“Kalau untuk terapinya, penanganan utama adalah operasi pengangkatan usus buntu atau apendektomi atau bisa juga dilakukan dengan operasi terbuka dan bisa juga sekarang laparoskopi yang lebih minimal invasif,” pungkasnya. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: