VIVIA MEDIA — Kabar kurang menyenangkan datang dari aktor Harris Vriza. Pemain sinetron 'Anak Jalanan' itu harus menjalani operasi akibat usus buntu.

Awalnya, Harris sempat mengira gejala yang dialaminya hanya disebabkan oleh masuk angin.

Namun, rasa sakit yang dianggap sepele ternyata merupakan gejala usus buntu dan membutuhkan tindakan operasi.

"Ga nyangka, awalnya kirain cuma masuk angin biasa, tapi kok enggak ilang-ilang sakitnya? Eh ternyata usus buntu dan harus operasi. Tapi alhamdulillah operasinya lancar dan tinggal recovery aja," ungkap Harris di Instagram pada Selasa (21/7/2026).

| Baca Juga: Jawaban Menohok Nadya Hutagalung Usai Uban Disebut Menurunkan Kecantikannya

Dalam unggahan yang sama, suami Haviza Devi Anjani itu juga mengucapkan terima kasih kepada istri tercinta yang setia merawatnya selama menjalani perawatan.

"Terimakasih suster cantik @havizadevianjani yang sudah merawat pasien satu ini," tulisnya disertai emoji hati.

Jangan Anggap Sepele Nyeri Perut

Kasus yang dialami Harris Vriza menjadi pengingat bahwa nyeri perut yang berkepanjangan tidak selalu disebabkan oleh masuk angin.

Influencer kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama, menjelaskan bahwa kondisi tersebut secara medis dikenal sebagai apendisitis.

| Baca Juga: Fashion Fails! Intip Busana Terburuk Selebriti di Final Piala Dunia 2026

"Appendicitis yaitu peradangan pada apendiks atau usus buntu. Organ ini bentuknya kecil seperti kantong dan menempel di usus besar bagian kanan bawah," jelas dr. Aditya melalui akun Instagram-nya.

Meski ukurannya kecil, apendiks yang meradang bisa menjadi kondisi darurat medis.

"Menurut berbagai penelitian dan jurnal bedah, apendisitis merupakan salah satu penyebab paling sering nyeri perut akut yang membutuhkan operasi, terutama pada usia remaja hingga dewasa muda," katanya.

Gejala Usus Buntu

Gejalanya cukup mudah dikenali. Di antaranya, nyeri di bagian ulu hati atau sekitaran pusar. Lalu dalam beberapa jam, nyeri tersebut berpindah ke bagian perut sebelah kanan bawah.

| Baca Juga: Desta Jalani Operasi Mata Imbas Terkena Bola Padel, Begini Kondisinya

Selain itu, gejala lainnya adalah mual, muntah, nafsu makan berkurang, dan demam yang mendadak.

Jika kondisi tersebut sudah parah, biasanya perut penderita akan terasa kaku. Kondisi itu disebabkan karena sumbatan pada usus buntu akibat tinja yang keras atau pembengkakan pada jaringan limfoid.

"Nah, akibat dari sumbatan ini bakteri berkembang biak di dalamnya. Akhirnya tekanan meningkat lalu terjadilah peradangan," jelas dr. Aditya.

Apabila tidak segera ditangani, usus buntu yang meradang berisiko pecah. Infeksi pun menyebar ke rongga perut.

“Kalau untuk terapinya, penanganan utama adalah operasi pengangkatan usus buntu atau apendektomi atau bisa juga dilakukan dengan operasi terbuka dan bisa juga sekarang laparoskopi yang lebih minimal invasif,” pungkasnya. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: