VIVIA MEDIA — Entelekey Sinema Indonesia (ESI) resmi merilis teaser trailer perdana film 'Bapakmu Kiper'. Teaser tersebut menampilkan kisah Ronaldhino Sujatmiko atau Dino, remaja 18 tahun yang diperankan Ali Fikry, dalam mengejar mimpinya menembus sepak bola profesional lewat ajang Tarkam Super Cup.

Tarkam atau sepak bola antar kampung adalah pertandingan sepak bola akar rumput yang digelar antarwilayah atau antardesa di Indonesia, biasanya diselenggarakan secara swadaya oleh warga tanpa naungan liga resmi.

Meski sederhana, tarkam punya warna khasnya sendiri, mulai dari suporter kampung yang riuh, taruhan kecil-kecilan di pinggir lapangan, sampai kepercayaan sebagian warga pada jimat atau bantuan dukun demi kemenangan tim kesayangan mereka. Semarak itulah yang menjadi latar utama film Bapakmu Kiper.

Kisah Anak dan Impian Meraih Mimpi

Bagi Ali Fikry, karakter Dino membawa kisah yang dekat dengan banyak anak muda Indonesia, terutama soal mimpi yang tumbuh bersama sosok ayah. Sejak kecil, Dino menyimpan cita-cita bermain di Liga 2 dan ingin terjun sebagai pemain sepak bola profesional. Ternyata mimpi itu datang bersama luka yang belum sembuh.

| Baca Juga: Poster Fedi Nuril Mau Menangkap Bola di Film 'Bapakmu Kiper' Bikin Penasaran

Dalam cerita Bapakmu Kiper, Dino sejak tujuh tahun terakhir harus berseteru dengan sang ayah, Warto (Fedi Nuril), mantan kiper andalan tim tarkam Serigala Sakti yang di masa lalu lebih dikenal sebagai penjudi bola. Perseteruan itu membuat hubungan keduanya berjarak, dingin, dan penuh pertengkaran.

Titik balik datang ketika Dino mendapat kesempatan tampil di Tarkam Super Cup. Menjelang final, tim andalan Dino justru direbut pihak lain, memaksa Warto turun tangan membentuk tim baru berisi para pemain senior dengan segala keterbatasan fisik mereka, lengkap dengan bumbu komedi khas tarkam mulai dari hansip kampung sampai ritual dukun.

Tantangan Fisik di Lapangan Hijau

Dari titik inilah sepak bola menjadi jalan bagi ayah dan anak ini untuk saling membuka luka lama sekaligus memperbaiki hubungan yang retak. Gambaran itu terasa lewat rangkaian cuplikan dalam teaser.

Sosok Dino muncul pertama kali di tengah riuhnya pasar ikan tempat Warto bekerja, disusul potongan adegan komedi saat tim dadakan Warto, mulai dari hansip kampung sampai warga pasar, berlarian panik memikul karung sambil berteriak di lorong pasar.

| Baca Juga: Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Momen Lamine Yamal Berdoa saat Selebrasi Viral

Teaser juga menyelipkan momen hangat antara ayah dan anak di pinggir lapangan pada malam hari, berselang-seling dengan aksi tarkam di lapangan terbuka lengkap dengan sorak penonton kampung, selebrasi gol dengan salto, hingga kekacauan suporter yang dibumbui unsur dukun dan obor sebagai sentuhan komedi khas budaya tarkam.

Ali menyebut bagian tersulit justru menyatukan kemampuan bermain bola dengan tuntutan akting di saat bersamaan, sebuah keseimbangan yang menurutnya jadi kunci untuk membuat penonton ikut larut dalam perjalanan Dino.

Ada sisi personal yang membuat peran ini terasa dekat bagi Ali. Usianya yang genap 18 tahun sama persis dengan usia Dino di dalam cerita, membuat pergulatan mimpi dan harapan sang karakter terasa relevan dengan fase hidupnya sendiri saat ini.

“Tantangan terbesarnya adalah menjaga stamina dan tetap bisa berakting sambil main bola. Kita harus membawa emosi saat di lapangan. Jadi bukan cuma sekadar jago main bola, tapi penonton juga harus bisa merasakan perasaan Dino saat bermain,” tutur Ali.

| Baca Juga: Debut Main Film, Ini Cerita Fiki Naki Saat Ikut Casting 'Paket Santet'

Bapakmu Kiper turut menjadi ajang reuni Ali Fikry dengan Fedi Nuril sebagai ayah dan anak, setelah sebelumnya keduanya beradu akting dalam film horor Qorin 2. Kali ini keduanya hadir dalam warna cerita yang jauh berbeda, lebih hangat, lebih personal, namun tetap menyimpan kedalaman emosi.

Fenomena Demam Bola di Piala Dunia

Momentum rilis teaser trailer ini datang tidak lama setelah gegap gempita Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat baru saja usai, turnamen yang selama sebulan lebih berhasil menyita perhatian jutaan pencinta bola di Tanah Air.

Bagi Entelekey Sinema Indonesia, euforia itu menjadi pengingat bahwa kecintaan masyarakat Indonesia pada sepak bola tidak melulu soal panggung dunia, sebab semangat yang sama juga hidup di lapangan-lapangan lainnya lewat pertandingan tarkam.

“Piala Dunia mengingatkan kita betapa besarnya cinta orang Indonesia pada sepak bola. Bapakmu Kiper hadir untuk menunjukkan bahwa kecintaan itu juga hidup di banyak lapangan lainnya lewat cerita yang sederhana tapi penuh kehangatan,” ujar Garnet Geraldine, Direktur Utama Entelekey Sinema Indonesia.

| Baca Juga: Patrick Tse ‘Shaolin Soccer’ Meninggal Dunia, Jackie Chan Tulis Pesan Penuh Kenangan

Selain Ali Fikry dan Fedi Nuril, Bapakmu Kiper turut dibintangi Tanta Ginting, Augie Fantinus, Neysa Chandria, dan sejumlah pemain lain. Film ini disutradarai Ody C. Harahap dengan naskah oleh Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut.

Sebagai proyek layar lebar perdana Entelekey Sinema Indonesia, Bapakmu Kiper akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 3 September 2026. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: