Sarwendah Menangis, Ceritakan Anak Dibully di Sekolah Imbas Konflik dengan Ruben Onsu
VIVIA MEDIA — Sambil berlinang air mata, Sarwendah mengisahkan bahwa kedua putrinya dibully di media sosial dan sekolah imbas konflik berkepanjangan dengan Ruben Onsu.
Seperti yang diketahui, mantan pasangan itu meributkan soal rumah gono-gini dan hak asuh anak. Konflik yang awalnya sebatas 'meminta pertemuan dengan anak', melebar ke mana-mana.
Ruben diketahui telah menghentikan pemberian nafkah anak sejak awal 2026. Keputusan tersebut diambil karena ia merasa dipersulit bertemu kedua buah hatinya.
Pria berusia 42 tahun itu juga membeberkan sejumlah perubahan sikap dan sifat sang anak. Bahkan ia pernah disebut pencitraan oleh si bungsu, Thania.
| Baca Juga: Terbawa Emosi, Sarwendah Mengaku Khilaf soal Pernyataan Tidak Butuh Rp200 Juta
"Ketika aku nganter anak ke sekolah terus saya ucapin ke Thania, 'kemarin ayah datang ke rumah duka lho'. Ini anak umur 5 tahun, dia bilang, 'ayah datang ke tempat Yeye (kakek), ayah pencitraan ya'," kisahnya di program TV 'Pagi Pagi Ambyar', Selasa (9/6/2026).
Di sisi lain, Sarwendah secara tidak langsung menyatakan bahwa apa yang dikatakan oleh mantan suaminya tidak benar.
Ketika mendengar cerita Ruben, ia langsung bertanya pada Thania apakah si anak tahu soal pencitraan, bocah tersebut berkata tidak pernah mendengarnya.
"Satu hal yang aku mau klarifikasi dengan benar di sini adalah anak-anak aku itu anak-anak yang baik, anak-anak yang sangat sopan, berprestasi," ujar Sarwendah di podcast Denny Sumargo, Rabu (29/7/2026).
| Baca Juga: Sarwendah Beber Detail Konflik dengan Ruben Onsu, Betrand Peto: Bohong
"Jadi tidak ada satu kali pun mereka bertutur kata yang di luar sana bilang, Nia tahu ngomongin orang pencitraan itu tidak benar sama sekali," tambahnya.
Sarwendah mengaku sakit hati, sebab hanya karena kata 'pencitraan', anaknya dihujat habis-habisan.
1 2







