Prinsip kehati-hatian ini juga ia terapkan saat membuat konten ulasan dan menerima tawaran kerja sama dengan merek kecantikan.

Alih-alih langsung menerima bayaran, ia memilih meminta sampel produk lebih dulu, mempelajari komposisi bahan, dan mencobanya selama satu hingga dua minggu, terutama untuk skincare, sebelum memutuskan melanjutkan kerja sama atau tidak.

"Kalau ternyata tidak cocok, aku langsung bilang ke brand, maaf aku nggak bisa kerja sama. Jadi jangan bayar aku dulu," kata Abel.

Pelajaran Berharga dari Produk Palsu

Selain kualitas produk, tempat membeli juga menjadi perhatian penting bagi Abel. Ia mengaku pernah beberapa kali tertipu membeli produk kecantikan online karena tampilan toko yang sangat mirip dengan official store, dan barang yang diterima ternyata palsu.

| Baca Juga: Anak Tetap Prioritas, Begini Cara Baim Wong Atur Waktu di Tengah Kesibukan Film

Pengalaman ini membuatnya kini selalu mengecek reputasi toko, status official store, dan ulasan pembeli sebelum bertransaksi.

Rahasia Hemat: Tahan Dulu, Jangan Langsung Checkout

Bagi Abel, menjadi smart shopper juga berarti mampu mengendalikan keinginan untuk segera membeli. Menurutnya, banyak orang terburu buru checkout karena takut kehabisan produk, padahal harga yang sama sering kali jauh lebih murah saat memasuki periode promo.

Ia lebih memilih memasukkan produk ke keranjang belanja lebih dulu, lalu menunggu momentum promo seperti tanggal kembar atau diskon besar, termasuk momentum Shopee Hyper Brand Day 2026.

"Jujur iya, keranjang aku sampai 99 plus. Aku taruh dulu semuanya di keranjang. Nanti pas double date baru aku checkout. Dari kebutuhan aku, suami sampai anak semuanya ada," ujarnya sambil tertawa.

| Baca Juga: Makanan Sehat Tidak Harus Mahal, Olahan Khas Lokal nan Murah Kerap Diabaikan

1 2 3

Tags: