VIVIA MEDIA — Tasya Farasya curhat mengenai kehidupan pascacerai yang tengah dijalaninya. Ia tidak percaya sudah hampir setahun menjanda.

Lewat unggahan Threads pada Jumat (31/7/2026), beauty influencer itu mengaku didiagnosa mengidap major depression, PTSD, dan panic attack. Beruntung, kondisi mentalnya terkontrol berkat pengobatan rutin.

Dukungan dari keluarga dan netizen juga menjadi alasan ia terus berjuang untuk sembuh.

| Baca Juga: Tasya Farasya Curhat Kesulitan Nagih Utang, Singgung soal Gaslighting

Sayangnya, ibu dari dua anak itu masih sering merasa waktu yang dimilikinya tidak cukup dan terbuang begitu saja.

“Aku benar-benar menjalani semua ini kayak robot. Jadi kalau kalian melihat aku di video agak capek atau apa gitu ya. Karena memang Memong (panggilan akrab Tasya Farasya) ini terkadang suka terlalu capek,” akunya.

Sejak bercerai, pekerjaannya juga menumpuk, padahal ia memiliki tim yang terdiri dari 14 orang untuk membantunya. Hal tersebut membuatnya mengalami burn-out dan mentally drained.

Selain itu, ada saja netizen yang meremehkan kondisi Tasya hanya karena ia memiliki kondisi ekonomi yang sangat baik.

“Aku ngerti banget aku punya privilege, tapi itu nggak menutup keadaan di mana aku bisa mentally drained dan sebenarnya aku juga manusia biasa. Nggak semua masalah itu bisa diselesaikan dengan uang,” jelasnya.

| Baca Juga: Heboh Suami Artis Inisial M Selingkuh, Nama Cut Keke dan Malik Bawazier Terseret

Wanita berusia 34 tahun itu pun menegaskan bahwa ia adalah manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan. Tasya adalah orang yang juga pernah merasa sendirian, terpuruk, dan tidak berguna.

Kabar baiknya, insomnia akut yang diidapnya kini sudah membaik.

1 2

Tags: