VIVIA MEDIA — Memilih parfum yang tepat bukan hanya soal aroma yang sesuai dengan kesukaan personal maupun kesesuaian acara. Memahami jenis parfum, kandungan, hingga intensitas ketahanannya juga penting.

Perbedaan utama jenis parfum terletak pada kandungan minyak esensialnya. Semakin banyak, maka daya tahan wanginya semakin baik.

Jumlah kandungan minyak esensial juga akan mempengaruhi parfum dari segi kekuatan aroma, kecocokan penggunaan, dan harga.

| Baca Juga: Tiwi T2 Ungkap Alasan Operasi Tahi Lalat Hingga Rencana Facelift

Jenis Parfum Berdasarkan Konsentrasi

Belakangan, parfum menjadi salah satu benda wajib yang dimiliki. Sayangnya sejumlah orang masih belum bisa memilih jenis parfum yang sesuai dengan kebutuhan.

Secara umum, jenis parfum yang beredar di Indonesia adalah sebagai berikut ini.

Eau de Parfum (EDP)

EDP adalah jenis wewangian tubuh yang tahan lama. Jenis parfum satu itu mengandung ekstrak fragrance sekitar 15-20 persen, sehingga ketahanannya terbilang tinggi, yaitu sekitar 6 sampai 10 jam.

Wangi EDP umumnya lebih intense, “deep”, dan fokus pada base notes. Produk tersebut sangat cocok untuk penggunaan malam hari maupun acara formal di ruangan ber-AC.

Eau de Toilette (EDT)

Kandungan ekstrak fragrance di EDT lebih sedikit, yaitu sekitar 5-15 persen dan ketahanannya sekitar 4 jam. Kadar alkoholnya pun cukup tinggi, sehingga mereka yang memiliki kulit sensitif perlu melakukan uji produk lebih dulu.

EDT cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari yang fleksibel karena umumnya produk tersebut memiliki aroma yang segar.

| Baca Juga: Jawaban Menohok Nadya Hutagalung Usai Uban Disebut Menurunkan Kecantikannya

Eau de Cologne (EDC)

EDC adalah jenis parfum yang baunya paling ringan dan tidak tahan lama. Kandungan ekstrak fragrance-nya sekitar 2-6 persen dan wanginya hanya bertahan selama kurang lebih 3 jam saja.

Produk satu itu umumnya memiliki bau segar dan ringan, sehingga cocok digunakan untuk cuaca panas dan aktivitas di luar ruangan.

Cara Menyemprot Parfum agar Tahan Lama

Meski setiap jenis parfum memiliki ketahanannya masing-masing, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan agar wanginya tidak cepat hilang.

Berikut sejumlah tips menyemprot parfum supaya baunya tahan lama:

Semprot di Kulit Setelah Mandi

| Baca Juga: Jangan Asal Ikut Tren, Ini Alasan Perawatan Radiofrequency Harus Disesuaikan dengan Kondisi Kulit

Menggunakan parfum saat kulit masih lembab akan membuat aroma parfum menempel lebih lama karena wanginya jadi lebih mudah meresap.

Semprot di Titik Nadi

Semprot parfum di titik nadi, seperti leher, pergelangan tangan, dan belakang telinga. Daerah tersebut lebih panas, sehingga aroma parfum jadi lebih kuat.

Tidak Menggosok Parfum

Sejumlah orang memiliki kecenderungan menggosok pergelangan tangan usai menyemprot parfum. Padahal hal tersebut justru akan membuat partikel parfum pecah dan aromanya pun cepat menguap. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: