Wira menegaskan, ayahnya adalah sosok yang baik. "Meninggal di hari yang baik," ujarnya.

Zainal Arifin, adik almarhum, menceritakan bahwa awalnya Diding Boneng mengeluhkan sakit lambung. Keluarga menduga keluhan tersebut disebabkan oleh sakit maag biasa.

Zainal Arifin adik Diding Boneng
Zainal Arifin (tengah), adik Diding Boneng. Foto: Reza Wibisono

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mengatakan bahwa Diding Boneng bukan sakit maag, namun didiagnosis mengalami stroke, asma dan hipertensi sehingga harus menjalani perawatan intensif.

Setelah menjalani perawatan selama sekitar 10 hari, Diding Boneng diperbolehkan pulang karena kondisinya dinilai stabil.

Keluarga melihat kondisinya mulai membaik. Diding bahkan sudah dapat berjalan meski dampak stroke membuat kemampuan bicaranya terganggu

Namun, pada Minggu (2/8/2026) malam, kondisi Diding Boneng menurun. Sang seniman Betawi itu mengalami sesak nafas. Seluruh keluarga pun berkumpul untuk mendampinginya.

| Baca Juga: Audi Marissa Berduka, Sang Ayah Meninggal Dunia

"Pada ngaji keluarga dan anak-anak. Tadi pagi selesai salat subuh dikasih tahu keluarga (kalau) sudah meninggal," katanya.

Diding Boneng  lahir pada 3 Maret 1950. Karier seninya dimulai dari dunia teater pada 1973 dan ia beberapa kali meraih prestasi dalam festival teater remaja.

Debut layar lebar dimulai melalui film 'Tiga Dara Mencari Cinta' (1980). Namanya semakin dikenal setelah membintangi serial 'Rumah Masa Depan' pada 1983 hingga 1986.

Popularitas Diding terus meningkat saat bergabung dalam sejumlah film Warkop DKI, dengan karakter hansip maupun pelatih militer yang melekat di ingatan penonton.

| Baca Juga: Ayah Meninggal Dunia, Arie Untung Kenang Momen dan Senyum Terakhir Almarhum

1 2 3

Tags: