Ngefans Sama Film Originalnya, Alasan Titi Kamal Ikut Terlibat di 'Perumahan Laddaland'
Tantangan Terbesar Justru Menjaga Emosi Karakter
Meski terbiasa menikmati film horor, tantangan terbesar Titi saat membintangi Perumahan Laddaland justru bukan teror atau adegan jumpscare. Baginya, menjaga konsistensi emosi karakter dari awal hingga akhir cerita merupakan pekerjaan yang jauh lebih sulit.
“Dari awal sampai akhir itu jumpscare-nya banyak dan dramanya kuat banget. Dramanya juga kental. Jadi aku ditantang untuk ber-acting. Tapi agak tricky. Eskalasi emosinya harus benar dari scene satu sampai scene ending,” jelas Titi.
Ia mengaku selalu mengingat posisi emosional karakternya di setiap adegan agar tidak terjadi perubahan yang terasa janggal ketika film ditonton.
| Baca Juga: Bintang Remaja 'Agent Kim Reactivated' Mengaku Kerja Part-Time di Kedai Takoyaki Saat Syuting Rampung
“Takut dari scene awal sampai scene akhir yang aku lakukan ada jomplang emosi. Jadi memang harus dijaga banget eskalasinya supaya jangan tiba-tiba ada sesuatu yang off,” ujar Titi.
Karena itu, sebelum menjalani setiap adegan, Titi rutin membaca ulang naskah dan mengingat perkembangan cerita.
“Terus baca terus sebelumnya apa. Kadang ada reminder juga, ‘oh ini scene dari awal sampai akhir, ini saatnya emosinya sudah sampai di sini’,” tutur Titi. (*)







