VIVIA MEDIA — Kepergian Nikma Arifin binti Muchsin menjadi kehilangan besar bagi Ivanka Slank. Di tengah suasana duka usai pemakaman di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026), bassis Slank itu mengenang sosok ibunya sebagai orang yang paling berjasa dalam perjalanan hidup dan kariernya di dunia musik.

Bagi Ivanka, sang ibu bukan hanya memberikan kasih sayang sebagai orang tua, tetapi juga selalu mendukung pilihan hidupnya saat memutuskan menjadi musisi.

Ia meyakini doa dan restu ibunya menjadi salah satu alasan dirinya bisa bergabung dengan Slank hingga bertahan selama puluhan tahun.

"Beliau pahlawan saya. Saya jadi musisi, saya jadi Slank, enggak ada artinya kalau bukan karena beliau. Saya belajar tentang cinta, tentang pengorbanan dari beliau," kata Ivanka.

| Baca Juga: Ibunda Meninggal, Video Call Terakhir Jadi Kenangan Ivanka Slank

Ia kemudian menceritakan bahwa sebelum benar-benar menekuni dunia musik, dirinya lebih dulu meminta doa restu kepada sang ibu. Tak lama setelah itu, kesempatan untuk bergabung dengan Slank datang.

"Saya punya keinginan untuk hidup di musik, saya minta doa restu beliau dulu. Enggak sampai tiga tahun dari situ, subhanallah saya bergabung dengan Slank," ujarnya.

Ivanka merasa perjalanan tersebut bukan semata hasil kerja kerasnya sendiri.

Menurutnya, doa sang ibu menjadi bagian penting dari setiap langkah yang ia jalani hingga akhirnya menjadi personel Slank.

| Baca Juga: Pernah Punya Riwayat Asma, Komedian Senior Diding Boneng Meninggal

"Semua itu terjadi begitu saja, tapi ternyata proses seperti itu dan sudah pasti itu atas restu dan doa ibu saya yang diijabah sama Allah," tuturnya.

Nikma Arifin dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Senin sore. Dalam prosesi pemakaman, Ivanka ikut turun ke liang lahat dan mengumandangkan azan sebagai penghormatan terakhir untuk sang ibu.

1 2

Tags: