Skala Panggung Lebih Besar, 1.700 Seniman Terlibat Dalam Hikayat Srikandi Nusantara
VIVIA MEDIA — Pagelaran Sabang Merauke: 'Hanya Indonesia yang Punya' kembali hadir dengan tema baru, 'Hikayat Srikandi Nusantara'. Setelah sebelumnya mengangkat Hikayat Nusantara, Pahlawan Nusantara, dan Ibu Pertiwi, tahun ini pertunjukan menyusuri kisah perempuan tangguh dalam cerita rakyat Indonesia.
Tokoh seperti Mahadewi, Dayang Sumbi, Mande Rubayah (ibu Malin Kundang), hingga Calon Arang dihadirkan di atas pentas akbar tersebut.
Mereka menjadi simbol keberanian, keteguhan, kasih sayang, pengorbanan, dan kekuatan perempuan yang ikut membentuk perjalanan bangsa, dituturkan lewat perpaduan musik, tari, teater, dan teknologi pertunjukan modern.
Skala tahun ini menjadi yang terbesar, melibatkan 1.700 orang mulai dari penari, penyanyi, musisi, koreografer, penata busana, hingga tim kreatif. Di atas panggung, sekitar 700 seniman tampil, termasuk 387 penari yang berlatih intensif selama tiga bulan di Yogyakarta.
| Baca Juga: Kembali Hadir Setelah 35 Tahun, Teater Koma Hidupkan Lagi Lakon 'Rumah Sakit Jiwa'
Kemegahan ini diperkuat oleh Batavia Madrigal Singers, The Resonance Children's Choir, Harmonia Choir, dan Jakarta Concert Orchestra yang berkolaborasi dengan musisi tradisional dari berbagai daerah.
CEO iForte dan Protelindo Group, Aming Santoso, yang telah menyaksikan pertunjukan ini sejak 2022, mengaku selalu merasakan hal yang sama setiap menonton.
"Kalau dihitung, saya sudah menonton ratusan kali. Dan setiap saya menonton, yang saya rasakan adalah rasa bangga, rasa haru, hampir menangis," ujarnya. Ia menilai perpaduan musik modern dan tradisional, tarian, serta cerita rakyat menjadi satu kesatuan yang membanggakan sebagai bangsa Indonesia.
Di Balik Panggung Raksasa
Menyatukan 1.700 orang lintas disiplin seni dalam satu panggung bukan pekerjaan sederhana. Sutradara Rusmedie Agus menyebut kunci utamanya bukan pada rumitnya sistem produksi, melainkan pada semangat kebersamaan.
| Baca Juga: Kolaborasi Penari Indonesia dan Filipina Pukau Pertunjukan Dance For All 2
"Ketika semua orang yang terlibat meletakkan cinta di atas segala kepentingannya, ternyata semuanya tidak sesulit yang kita bayangkan," ujarnya.




