VIVIA MEDIA — Band thrash metal asal Amerika Serikat, Megadeth, memastikan akan mengakhiri perjalanan karier mereka di panggung musik lewat tur dunia (world tour) terakhir. Keputusan tersebut diambil setelah vokalis sekaligus gitaris Dave Mustaine mempertimbangkan kondisi kesehatannya yang semakin menurun.

Meski menjadi tur penutup sebelum Megadeth pensiun, Mustaine menegaskan konser ini bukan dibuat sebagai momen perpisahan yang penuh kesedihan.

Baginya, rangkaian pertunjukan ini justru menjadi kesempatan untuk merayakan perjalanan panjang band bersama para penggemar yang telah mendukung mereka selama lebih dari 40 tahun.

"Ini bukan tentang mengucapkan selamat tinggal. Ini adalah tentang merayakan semua yang telah kita bangun bersama selama empat dekade terakhir,” kata Mustaine dalam wawancara di program Trunk Nation With Eddie Trunk milik SiriusXM.

| Baca Juga: Grup Jazz Krakatau dan Karimata Reuni Sepanggung Setelah 40 Tahun

“Setiap kota memiliki ceritanya sendiri, setiap penonton memberi kami kenangan yang tak terlupakan, dan kami ingin kembali untuk merayakannya bersama para penggemar yang membuat semua ini terwujud," tambahnya.

Keputusan mengakhiri perjalanan Megadeth tidak lepas dari kondisi fisik Mustaine yang kini berusia 64 tahun. Ia mengaku mengalami sejumlah masalah kesehatan, mulai dari radang sendi, pengeroposan jaringan, hingga gangguan pada tulang belakang yang membuatnya harus menjalani operasi saraf.

Masalah tersebut juga berdampak pada kemampuannya bermain gitar. Mustaine mengatakan rasa sakit di tangannya semakin sering muncul sehingga sulit memainkan lagu-lagu Megadeth yang dikenal cepat dan membutuhkan teknik tinggi.

"Saya selalu mengatakan bahwa ketika sudah sampai pada titik di mana saya tidak mampu memberikan seratus persen setiap malam, saat itulah saya akan mulai mempertimbangkan untuk mengakhirinya. Tangan saya mulai mengecewakan saya. Ada periode saat kami bekerja dan saya berkata kepada manajer saya bahwa saya tidak tahu berapa lama lagi saya sanggup melakukan ini karena tangan saya benar-benar sakit," tuturnya.

| Baca Juga: Kanye West Bakal Konser di Jakarta, Cek Jadwal War Tiket

Mustaine menjelaskan bahwa keputusan pensiun diambil setelah berdiskusi dengan para personel band, manajemen, keluarga, serta melalui pertimbangan spiritual. Keputusan itu dibuat setelah Megadeth menyelesaikan rekaman album studio terakhir yang dirilis pada Januari lalu.

Tur perpisahan Megadeth sendiri telah dimulai di Kanada pada Februari. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan ke Eropa, dimulai dari Belfast, Irlandia Utara, pada 9 Maret 2027 dan berakhir di Lisbon, Portugal, pada 13 April 2027.

Untuk memeriahkan tur terakhir tersebut, Megadeth juga mengajak Black Label Society dan Testament sebagai bintang tamu sepanjang rangkaian konser.

"Ketika kami mulai membicarakan tur ini, kami ingin tur ini menjadi perayaan metal yang sejati. Black Label Society dan Testament adalah band yang sangat kami hormati, dan kehadiran mereka membuat pertunjukan ini menjadi jauh lebih spesial. Lini tampil ini mewakili dekade musik heavy dan ini akan menjadi malam yang luar biasa bagi para penggemar," pungkas Mustaine. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: