VIVIA MEDIA — Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu istilah yang kini semakin akrab di telinga masyarakat adalah skin barrier.

Yaitu lapisan pelindung alami kulit yang berperan penting dalam menjaga kelembapan sekaligus melindungi kulit dari berbagai agresor dari luar.

Sayangnya, gaya hidup masyarakat perkotaan membuat kesehatan skin barrier semakin rentan terganggu. Paparan sinar ultraviolet (UV), polusi udara, perubahan suhu, hingga penggunaan produk perawatan yang kurang sesuai dapat merusak lapisan pelindung kulit tersebut.

Akibatnya, kulit menjadi lebih mudah kehilangan kelembapan, terasa kering, sensitif, mudah iritasi, bahkan tampak kusam.

| Baca Juga: No Oplas! Istri Dustin Tiffani Bongkar Rahasia Glow Up yang Bikin Pangling

Karena itu, menjaga kelembapan kulit sepanjang hari menjadi bagian penting dari rutinitas perawatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kota besar.

"Apalagi kita kan tahu ya, kota besar punya tingkat polusi dan paparan panas yang tinggi seperti Jakarta ini," kata Chaerun Nisa Putri, Brand General Manager Sulwhasoo Indonesia, di Jakarta belum lama ini.

Skin Barrier Sehat Tak Cukup Hanya dengan Rutinitas Pakai Skin Care

Menjaga skin barrier bukan hanya soal menggunakan produk perawatan di pagi atau malam hari.

Di tengah aktivitas yang padat, kulit terus menghadapi berbagai faktor eksternal yang dapat mengurangi kadar air dan melemahkan fungsi perlindungannya.

| Baca Juga: Ini Rahasia Glass Skin Sadie Sink di Premiere 'Spider-Man: Brand New Day'

Menurut Nisa Putri, kondisi ini menjadi tantangan bagi banyak perempuan yang memiliki waktu terbatas untuk melakukan rutinitas skincare secara lengkap.

1 2 3

Tags: