"Banyak kan perempuan cuma punya waktu beberapa menit untuk merapikan diri sebelum memulai aktivitas. Padahal, sepanjang hari kulit terus menghadapi berbagai faktor eksternal yang dapat memengaruhi kelembapan maupun kondisi skin barrier," jelasnya.

Apalagi mobilitas yang tinggi membuat seseorang harus berpindah dari ruangan berpendingin udara ke lingkungan luar yang panas, terpapar sinar matahari, debu, maupun polusi. Kombinasi kondisi tersebut membuat kulit membutuhkan perlindungan dan hidrasi secara berkelanjutan.

Kesadaran Merawat Skin Barrier Terus Meningkat

Meningkatnya informasi mengenai perawatan kulit melalui media sosial maupun berbagai platform digital, kini turut mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan kulit dari dalam.

| Baca Juga: Ayu Ting Ting Bagi Tips Sederhana Tampil Cantik Tanpa Oplas

Berbagai survei industri kecantikan juga menunjukkan Indonesia menjadi salah satu pasar beauty dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.

Laporan Google, Temasek, dan Bain & Company bahkan mencatat sektor beauty and personal care sebagai salah satu kategori dengan pertumbuhan transaksi digital yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

"Fenomena ini menunjukkan kalau perempuan Indonesia tidak lagi memandang skincare sebagai bagian dari penampilan. Tapi investasi untuk menjaga kesehatan kulit jangka panjang," jelas Nisa Putri.

Produk Praktis Jadi Tren, Tetapi Kandungan Tetap Harus Diperhatikan

Kesibukan masyarakat modern juga melahirkan tren produk skincare multifungsi yang dapat digunakan kapan saja selama beraktivitas.

| Baca Juga: Jawaban Menohok Nadya Hutagalung Usai Uban Disebut Menurunkan Kecantikannya

Salah satunya adalah facial mist yang kini tidak lagi hanya berfungsi memberikan sensasi segar, tetapi juga diperkaya kandungan aktif untuk membantu menjaga kelembapan kulit.

1 2 3

Tags: