Kronologi Runner-up Raka Raki Jatim 2026 Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Minta Korban Aborsi
VIVIA MEDIA — Runner-up Raka Raki Jawa Timur 2026, Tio Ferdian Rahmana diduga melakukan kekerasan seksual. Ia dituding meminta korban untuk menjalani aborsi di Singapura.
Tuduhan tersebut dilayangkan oleh seorang pengguna aplikasi X, @Selinaby2, yang mengaku sebagai korban.
Dalam cuitannya yang dibagikan pada Sabtu (8/8/2026) lalu, ia menjelaskan bahwa semua berawal dari interaksi di media sosial Instagram. Keduanya berkuliah di kampus dan fakultas yang sama.
Terduga korban awalnya mengikuti akun milik Tio sekitar Mei 2026. Hal itu ia lakukan sebagai bentuk dukungan terhadap terduga pelaku yang menjadi finalis Raka Raki Jawa Timur 2026.
| Baca Juga: Cerita di Balik Viralnya Kasus Pencurian Ayam di Tabanan Bali

Setelah itu, keduanya mulai bertukar pesan dan bertemu secara langsung di salah satu restoran di kawasan Tunjungan, Surabaya, untuk makan malam. Setelahnya, korban diajak oleh pelaku ke sebuah hotel.
"Di sini aku mulai curiga, kenapa ke hotel? Tapi pada saat itu, Tio bilang 'dulu hotel ini tempat karantina cakning, aku jadi kangen'," kisah akun @Selinaby2.
"Di situ aku jadi menepis kecurigaanku, kukira dia mau membawaku bertemu dengan anak-anak cakning yang sedang menginap di hotel ini, ‘pasti rame nanti, aman’ batinku," sambungnya.
Namun ternyata, hanya ada mereka berdua di dalam kamar. Saat itulah, terjadi tindak kekerasan seksual. Pelaku memaksa korban untuk berhubungan badan.
| Baca Juga: Chen Zhi ‘Raja Scam’ Asia Asal Tiongkok Terancam Hukuman Mati
Korban yang dalam keadaan syok tidak bisa melawan. Miris, keesokan paginya, hal yang sama kembali terjadi. Lagi-lagi, korban tidak memiliki tenaga untuk menolak.
Setelah kejadian traumatis tersebut, korban mencoba melakukan tes kehamilan menggunakan test pack, hasilnya positif.
"Aku kira sebagai laki-laki pintar, duta wisata, icon daerah, dia punya empati yang tinggi. Tapi jawaban ngawurnya bener-bener unexpect banget. Dia malah nyuruh aborsi dan hal-hal gila lainnya," ungkap korban.
Untuk memperkuat klaimnya, korban melampirkan sejumlah tangkapan layar pesan Whatsapp dengan seseorang bernama 'Tio Sejarah Unesa 20'.
| Baca Juga: Beredar Foto Pernikahan Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez, AI or Not?

"Mumpung belum 12 belas minggu. Aku ga siap sanksi sosial. Aku juga kasian kamu," begitu bunyi pesan yang dikirimkan oleh Tio.
"Aku sempet mikir ke Singapura buat gugurin," tulisnya dalam pesan lain.
Selain hamil, korban juga mengalami pendarahan di luar siklus menstruasi akibat kekerasan seksual yang dialaminya.
Pelaku sendiri sempat menawarkan kepada korban untuk mereka menikah pada Agustus 2026. Namun ia mengaku belum siap menjadi ayah. Uang tabungannya juga belum mencukupi untuk berumah tangga.

| Baca Juga: Melukai Diri Sendiri saat Live TikTok, Blogger Gosip Perez Hilton Kini Jalani Perawatan
Karena pelaku tidak kunjung menunjukkan iktikad baik, korban akhirnya memilih buka suara di media sosial.
"Aku berani menulis semua ini setelah diam selama 3 bulan sejak Mei, aku mungkin tidak akan sefrontal ini jika yang bersangkutan dari awal menunjukan kehadiran yang signifikan," ungkapnya.
Tio Ferdian Rahmana yang tertuduh sebagai pelaku belum memberikan pernyataan apa pun. Menurut pantauan Vivia Media pada Senin (10/8/2026), akun Instagram-nya di-private.
Tanggapan Ikatan Raka Raki Jawa Timur
Menurut keterangan keluarga korban melalui akun X @Selinaby2, Senin (10/8/2026), pelaku telah dipanggil untuk mediasi oleh tempatnya bekerja.
| Baca Juga: Kronologi Mina Fans ENHYPEN Akhiri Hidup saat Live TikTok, Diduga Alami Perundungan
Pihak Ikatan Raka Raki Jawa Timur (Irari Jatim) juga telah mengupayakan mediasi dengan dinas-dinas terkait yang menaungi Irari Jatim untuk menentukan tindakan lanjutan pada pelaku.
Irari Jatim menyatakan bahwa mereka akan terus berpihak pada korban. Mereka membentuk tim independen untuk menelusuri tuduhan kekerasan seksual yang menimpa salah satu anggota ikatan.
Di sisi lain, keluarga berharap, korban segera mendapatkan keadilan.
Siapa Tio Ferdian Rahmana
Tio adalah Runner-up Raka Raki Jawa Timur 2026. Ia juga merupakan Cakning Surabaya 2023. Melansir dari sejumlah sumber media lokal Jawa Timur, ia dilaporkan bekerja di lembaga pemerintahan Kota Surabaya.
Sementara itu, Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2026 sukses digelar di Aston Gresik Hotel and Conference Center pada Jumat, 7 Agustus 2026. (*)







