VIVIA MEDIA — Aktivitas Liam Payne sebelum meninggal dunia pada Oktober 2024 terungkap lewat rekaman CCTV Hotel CasaSur Palermo, Buenos Aires, Argentina.

Berdasarkan laporan Daily Mail pada Minggu (9/8), Liam terlihat berjalan melewati area hotel dan berinteraksi dengan sejumlah staf.

Pada malam sebelum kematiannya, dia juga terlihat berada di luar hotel dan berayun di sebuah tiang.

(Foto : Argentina Police)

Liam kemudian terlihat berada di lobi hotel bersama dua perempuan yang dalam dokumen kepolisian disebut sebagai pekerja seks komersial.

| Baca Juga: Move On? Kate Cassidy Hapus Tato Penghormatan Untuk Liam Payne

Dokumen itu juga menyebut Liam sempat mengirimkan foto kepada salah satu perempuan yang dimaksud melalui pesan singkat pada pagi hari sebelum dirinya meninggal.

(Foto : Argentina Police)

Seperti diketahui, Liam Payne meninggal dunia pada 16 Oktober 2024 setelah jatuh dari lantai tiga Hotel CasaSur Palermo.

Pelantun 'What Makes You Beautiful' tersebut mengembuskan napas terakhir dalam usia 31 tahun.

Hasil pemeriksaan forensik dan toksikologi menunjukkan adanya sejumlah zat dalam tubuh Liam sebelum kematiannya.

| Baca Juga: Profil Najma Tsuroyya, Putri Ulama di Tuban yang Kini Jadi Istri Kadam Sidik

Dalam laporannya, mendiang mengonsumsi alkohol dan beberapa jenis narkoba, termasuk kokain, crack, dan benzodiazepine.

Laporan toksikologi juga menemukan 'pink cocaine', yakni campuran sejumlah zat seperti ketamin, MDMA, dan metamfetamin.

Penyelidikan kepolisian kemudian menyeret sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan kematian Liam.

Sejumlah Orang Sempat Didakwa Terkait Kematian Liam Payne

Beberapa bulan setelah kematian Liam, lima orang sempat didakwa dalam kasus tersebut.

Mereka termasuk manajer hotel Gilda Martin, resepsionis Esteban Grassi, dan teman Liam, Rogelio 'Roger' Nores.

| Baca Juga: Mahar Pernikahan Pendakwah Kadam Sidik Jadi Sorotan Usai Kontroversi Ucapan 'Raja di Rumah'

Sementara itu, Braian Paiz dan Ezequiel Pereyra didakwa atas dugaan memasok narkoba kepada Liam.

Namun, proses hukum terhadap beberapa terdakwa kemudian berubah.

Pada Februari 2025, dakwaan terhadap Roger Nores dibatalkan. Sebelumnya, dia dituduh melakukan kelalaian setelah diduga tidak memberi tahu keluarga Liam mengenai kondisi penyanyi tersebut. Namun, Nores membantah tuduhan itu.

Dakwaan terhadap Gilda Martin dan Esteban Grassi juga kemudian dibatalkan. Sementara Braian Paiz dan Ezequiel Pereyra masih menunggu proses persidangan.

| Baca Juga: Michael B Jordan dan Raye Keciduk Liburan di California, Spekulasi Pacaran Mencuat

Liam Payne Dimakamkan pada November 2024

Liam Payne dimakamkan pada 20 November 2024 setelah upacara pemakaman yang digelar di Gereja St. Mary, Inggris.

Pemakaman tersebut menjadi momen reuni bagi mantan personel One Direction.

Harry Styles, Zayn Malik, Louis Tomlinson, dan Niall Horan turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Liam.

Sebagai informasi, Liam Payne meraih ketenaran setelah mengikuti ajang pencarian bakat 'The X Factor' pada 2010.

Dia kemudian bergabung dengan Harry Styles, Zayn Malik, Louis Tomlinson, dan Niall Horan untuk membentuk One Direction.

Bersama grup tersebut, Liam merilis lima album sebelum One Direction memutuskan vakum pada 2016. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: