Jerawat Hormonal atau Efek Skincare? Kenali Perbedaannya agar Tak Salah Perawatan
Namun, jangan langsung menganggap setiap jerawat setelah memakai produk baru sebagai tanda tidak cocok. Beberapa bahan aktif, terutama retinoid, dapat menyebabkan reaksi awal sebelum kondisi kulit membaik.
| Baca Juga: Dulu Insecure, Tissa Biani Kini Bangga Berat Badan Naik
Bagaimana Membedakannya?
Perhatikan waktu, lokasi, dan kondisi kulit. Jika jerawat terus muncul di rahang dengan pola yang berulang, faktor hormonal patut dipertimbangkan.
Sementara itu, jika breakout muncul setelah menggunakan produk baru, terutama di area yang sebelumnya jarang bermasalah, skincare bisa menjadi salah satu penyebab.
Untuk sementara, sederhanakan rutinitas dengan cleanser, moisturizer, dan sunscreen. Hindari menumpuk terlalu banyak bahan aktif karena dapat memperparah iritasi.
Jadi, jangan buru-buru mengganti seluruh skincare hanya karena satu-dua jerawat muncul. Amati polanya terlebih dahulu. Jika jerawat terasa dalam, nyeri, meninggalkan bekas, atau tidak membaik setelah perawatan yang konsisten, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit. (*)







