Mengenal Antea Turk, Keturunan Kakak WR Soepratman yang Bawakan 'Indonesia Raya' Versi 1928
Di luar hubungan keluarganya dengan W.R. Soepratman, Antea memang telah memiliki perjalanan panjang di dunia musik.
Ia mulai belajar musik sejak usia 5 tahun dan mampu memainkan sejumlah alat musik, seperti biola, piano, dan gitar.
| Baca Juga: Sering Pamer Momen Bersama, Esther 'no na' dan Rich Brian Pacaran?
Kemampuannya sebagai penyanyi juga membawanya menjadi soprano soloist di 'The Resonanz Children’s Choir' (TRCC).
Bersama kelompok tersebut, Antea meraih prestasi dalam kompetisi paduan suara internasional di Italia pada 2023 serta Austria dan Spanyol pada 2024.
Aktif Hidupkan Kembali Karya W.R. Soepratman
Antea juga ikut memperkenalkan karya W.R. Soepratman yang tidak banyak diketahui generasi sekarang.
Bersama ayahnya, ia menelusuri berbagai naskah dan arsip untuk menemukan karya sang maestro.
| Baca Juga: NCT 127 Rayakan 10 Tahun Debut di Jakarta, Cek Pricelist dan Jadwal War Tiket 'The Redline'
Beberapa di antaranya adalah Indonesia Tjantik dan Indonesia Hai Ibuku.
Keduanya ditemukan dalam bentuk lirik tanpa melodi sehingga Antea bersama ayahnya mencoba membuat melodi dengan nuansa musik era 1920-an.
Pada (10/11/2023) lalu, Antea juga merilis album berisi 12 karya W.R. Soepratman yang kemudian mendapatkan Rekor MURI.
Lewat penampilannya di media sosial hingga sosialisasi ke sekolah, Antea mencoba membuat karya W.R. Soepratman kembali dekat dengan generasi muda. (*)







