Sempat Tawarkan Menikah, Isu Permintaan Aborsi Eks Runner-up Raka Jatim 2026 Berakhir Damai
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GooglePada akhirnya, Tio Ferdian Rahmana dan korban berdamai. Mereka menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Keduanya telah bertemu secara langsung dan melakukan pemeriksaan kehamilan serta kesehatan.
| Baca Juga: Gempa Kolombia: Seorang Perempuan Diselamatkan Setelah 30 Jam Tertimbun Reruntuhan
Di sisi lain, karir dan prestasi yang telah dibangun oleh Tio Ferdian Rahmana terdampak tuduhan permintaan aborsi tersebut.
Ia diberhentikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, tempatnya bekerja sebagai tenaga kerja non-ASN kontrak sejak akhir 2024.
Gelarnya sebagai runner-up alias Wakil I Raka Jatim 2026 juga dicabut. Ia wajibkan untuk mengembalikan seluruh atribut dan hadiah yang diterima, termasuk uang tunai, produk, hingga voucher dari sponsor.
Meski demikian, Tio menerima semua keputusan tersebut. Ia sendiri pun menyadari kesalahan yang telah dilakukannya.
| Baca Juga: Gara-Gara 'Makam' Dobby Harry Potter, Proyek Kabel Listrik Rp8,9 Triliun Terpaksa Pindah Jalur
Kronologi Raka Jatim 2026 Minta Korban Aborsi
seorang pengguna aplikasi X, @Selinaby2, mengaku mengalami kekerasan seksual oleh Tio Ferdian Rahmana hingga menyebabkan kehamilan.
Dalam cuitannya yang dibagikan pada Sabtu (8/8/2026) lalu, ia mengisahkan bahwa Tio mengajaknya pergi ke sebuah hotel setelah makan malam bersama.
Di sana, ia dipaksa untuk berhubungan badan. Korban yang dalam keadaan syok tidak bisa melawan.
Setelah kejadian traumatis tersebut, korban melakukan tes kehamilan menggunakan test pack, hasilnya positif. Ia lantas meminta pertanggungjawaban. Namun ia justru diminta menjalani aborsi. (*)







