VIVIA MEDIA — Penyanyi dan penulis lagu Nadin Amizah merilis lagu terbaru berjudul 'Moonlight'. Lagu berbahasa Inggris tersebut merupakan karya yang telah ditulis Nadin saat masih SMA dan menjadi lagu pembuka untuk album ketiganya bertajuk 'Laika, Yang Ditinggalkan'.

Pemilihan judul album 'Laika, Yang Ditinggalkan' bukan tanpa alasan. Nadin merujuk pada sejarah kelam program antariksa Uni Soviet yang melibatkan Laika, seekor anjing betina yang dikirim dalam misi perjalanan satu arah menuju luar angkasa.

Perjalanan Laika berakhir tragis pada hari keempat misi tersebut akibat kondisi panas berlebih (overheating) dan stres ekstrem di dalam kabin pesawat.

Bagi Nadin, kisah tragis Laika menjadi fondasi emosional dalam membangun gagasan besar di album terbarunya. Ia melihat ada kaitan erat antara nasib Laika dengan perasaan manusia modern.

| Baca Juga: Nadin Amizah Comeback Lewat 'Moonlight', Jadi Pembuka Album ke Tiga 'Laika, Yang Ditinggalkan'

"Kisah Laika punya impact yang cukup besar untukku. Terutama melihat bagaimana setiap makhluk berusaha mengisi kekosongan dalam dirinya, mendambakan cinta, mencari arti rumah, hingga satu waktu berubah menjadi amarah," ungkap Nadin Amizah.

Visualisasi 'Moonlight' dan Kehadiran Lula

Menyusul perilisan lagunya, Nadin juga meluncurkan video musik 'Moonlight' yang digarap oleh sutradara Bernardus Raka. Visual lagu ini dirancang untuk membawa penonton masuk ke dalam narasi yang intim, sunyi, sekaligus hangat.

Dalam video tersebut, Nadin tampil bersama seorang model pria bernama Hussain Aqa Khalili yang memerankan tokoh Matin, sosok yang digambarkan memiliki citra layaknya seorang pangeran.

Salah satu bagian yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran Lula, seekor anjing yang menjadi teman Nadin dalam perjalanan visual video ini. Lula berperan sebagai representasi Laika, sosok yang menerima, mendengarkan, dan setia mendampingi Nadin tanpa banyak tuntutan sepanjang perjalanan visual tersebut.

| Baca Juga: Sisca Saras - Tohpati Hadirkan Versi Baru Lagu ‘Gemintang’, Lebih Fresh dengan Nuansa Bossa Nova

Kisah Nyata Lula: Tragedi Penelantaran

Kehadiran Lula dalam proyek ini memiliki keterkaitan emosional yang kuat dengan tema album Nadin. Di dunia nyata, Lula merupakan seekor anjing ras German Shepherd berusia 1 tahun 10 bulan yang memiliki masa lalu yang tak kalah tragis dari kisah Laika.

Sebelum diadopsi dari sebuah shelter oleh pemiliknya yang sekarang, Alberto Martinus, pada Oktober 2025, Lula ditemukan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Tubuhnya kurus kering, menderita malnutrisi parah, dan kulitnya dipenuhi penyakit akibat ditelantarkan oleh pemilik lamanya.

"Saya mengadopsi Lula hanya beberapa hari setelah ia ditemukan oleh pemilik shelter. Kata mereka sebelum di rescue Lula sering diikat di pagar. Kondisinya sangat menyedihkan," kenang Alberto Martinus saat dihubungi Vivia Media, Senin (17/8/2026).

Di bawah perawatan Alberto, Lula menjalani proses pemulihan panjang hingga bertransformasi menjadi anjing yang sehat, cerdas, dan cantik.

| Baca Juga: Yukie PAS Band Kecelakaan, Kepala Dijahit 10 Jahitan hingga Mobil Ringsek

"Saya bangga dengan LuLa. Dari anjing yang diterlantarkan pemiliknya, sekarang jadi model video klip," sambung Alberto dengan nada bangga.

Jalani Proses Kasting yang Singkat

Keterlibatan Lula dalam video klip 'Moonlight' bermula ketika tim manajemen Nadin menghubungi Pawsland, sebuah sekolah pelatihan anjing yang berlokasi di Pejaten, Jakarta Selatan.

Saat itu, pihak Nadin sedang mencari talenta anjing untuk kebutuhan syuting dan secara spesifik menanyakan ketersediaan ras German Shepherd atau Belgian Malinois.

Profil Lula kemudian diajukan bersama beberapa kandidat lainnya. Alberto yang sehari-hari bekerja di Pawsland sebagai dog trainer menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan dengan teliti oleh tim Nadin.

| Baca Juga: Dari Momen di Tengah Konser menjadi Nada: Begini Cara Sal Priadi Menangkap Inspirasi Lagu

"Karena kebetulan hanya ada Lula yang berjenis German Shepherd, maka akhirnya saya mengirimkan foto dan video Lula. Ternyata Nadin suka dan setuju Lula yang jadi model," jelas Alberto.

Syuting di Cibodas dan Proses 'Bonding' Satu Hari

Proses syuting video musik 'Moonlight' dilaksanakan pada akhir Juli 2026. Lokasinya di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat, yang dikenal dengan suasana alamnya yang asri dan dramatis. Produksi berlangsung selama satu hari penuh, mulai dari pagi hingga malam hari, mencakup berbagai titik lokasi di kawasan tersebut.

Nadin Amizah saat proses syuting video klip Moonlight bersama Lula. Foto: Istimewa

Meskipun Nadin dan Lula baru pertama kali bertemu di lokasi syuting pada hari H, Alberto mengungkapkan bahwa tidak ada kendala besar dalam membangun chemistry di antara keduanya.

Lula, yang sudah terbiasa dengan pelatihan formal, mampu mengikuti instruksi dengan cepat sesuai dengan naskah yang diberikan oleh sutradara sebelum hari pengambilan gambar.

"Di lokasi saya ikut mengarahkan Lula sesuai dengan arahan sutradara, juga dibantu tim dari Pawsland. Kalau kendala bisa dibilang enggak ada ya. Paling hanya butuh waktu di awal bagi Nadin dan Lula untuk bonding," pungkas Alberto. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: