Tak Sekadar Murah, Ini Pertimbangan Tasya Kamila Saat Memilih Produk untuk Keluarga
Ia memilih produk dalam negeri berbahan lembut dengan daya serap baik, sekaligus menilai bath mat punya fungsi praktis menjaga lantai tetap kering. Fungsi itu menjadi hal yang krusial di rumah dengan anak kecil yang aktif bergerak.
Pertimbangan Tasya juga terlihat saat memilih mainan. Ia selalu mengajak anak-anaknya terlibat langsung.
| Baca Juga: Jangan Asal Checkout! Abel Cantika Bongkar Cara Jadi Smart Shopper
Aktivitas mencari mainan itu menjadi momen bonding sekaligus kesempatan memahami apa yang disukai anak-anaknya. Salah satu pilihan favorit mereka adalah boneka dengan beragam bentuk dan desain, dengan bahan lembut yang membuatnya aman untuk sering dipeluk.
Di dapur, kesibukan sebagai ibu dan public figure tak menghalangi Tasya untuk tetap mengeksplorasi memasak berbagai menu ketika ada waktu luang.
Dalam memilih peralatan dapur, ia mempertimbangkan fungsi sekaligus bahan dan kenyamanan penggunaan: talenan kayu jadi pilihannya karena tidak membuat pisau cepat tumpul, sementara spatula kayu dipilih karena nyaman digenggam untuk memasak sehari-hari.
Perhatian terhadap produk lokal itu merambah pula ke barang-barang keseharian seperti kotak penyimpanan dan sandal. Untuk sandal, ia memilih produk dalam negeri yang ringan dan nyaman dipakai, baik saat beraktivitas di rumah maupun ketika bepergian.
| Baca Juga: Main Game Bareng Bisa Jadi Jalan Mendekatkan Keluarga
Kampanye Proudly Local sendiri hadir sebagai upaya memperluas akses pasar bagi produk buatan Indonesia agar bisa lebih mudah bertemu konsumen.
Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, menyebut semakin luas akses pasar sebuah produk, semakin besar pula peluangnya untuk terus berkembang dan menghadirkan lebih banyak produk buatan Indonesia kepada masyarakat.
Bagi Tasya, pada akhirnya pilihan terhadap produk lokal tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kebiasaan itu bisa tumbuh dari rumah, dari barang yang dipakai setiap hari, dan dari keputusan sederhana saat berbelanja. (*)







