Menurutnya, horor tidak hanya berkaitan dengan makhluk menyeramkan atau kejutan tiba-tiba, tetapi juga dapat menggali emosi manusia, termasuk rasa tidak adil dan keinginan untuk membalas dendam.

“Saya selalu tertarik dengan cerita yang sangat membumi (grounded) dan dunia yang dekat dengan kita. Dalam hidup ada rasa takut, ada momen yang menghangatkan hati, ada sedih, dan rindu. Saya ingin horor ini bukan hanya sekadar ketakutan fisik atau jump scare,” jelasnya.

Memadukan Drama dengan Horor

Meski baru pertama kali menyutradarai film horor, Dinna sebenarnya sudah memiliki ketertarikan terhadap cerita-cerita menegangkan sejak kecil. Kelahiran Jakarta 21 Februari ini mengaku lebih banyak mengonsumsi film bergenre thriller dan crime.

"Kalau ditanyain dari kecil saya nonton apa, ya nonton thriller. Terus setiap hari dulu tuh saya selalu nonton crime. Terus siapa bunuh siapa. Kill your girlfriend, kill your boyfriend gitu. Itu saya suka banget,” ungkapnya.

Ketertarikan tersebut kemudian ia padukan dengan pengalaman yang selama ini lebih banyak bersinggungan dengan genre drama.

“Dari situ ada cerita-cerita yang saya pengin, ‘Wah, kayaknya kita ada dendam nih, kita ada keseruan nih, kita ada ketakutan.’ Nah, itu saya tampung-tampung saja. Terus pada akhirnya saya harus balance up dengan pengalaman yang selama ini saya punya, yaitu drama,” ujar Dinna.

Menurutnya, Paket Santet menjadi ruang untuk menggabungkan dua pendekatan tersebut. Ia ingin menghadirkan horor sekaligus drama yang memiliki kedekatan emosional dengan penonton.

| Baca Juga: Sempat Gak Pede, Rizky Hanggono Naikkan Berat Badan Sampai 19 Kilogram Demi Jadi Gatot

“Jadi bagaimana caranya saya gabungin drama dan horor menjadi satu. Saat ada kesukaan aku, satu lagi ada tawaran aku. Semoga itu bisa tercerminkan di sini, tapi tetap ada production value yang cukup tinggi yang bisa aku berikan,” katanya.

Konsultasi dengan Dukun Asli Demi Keaslian Ritual

Demi menjaga autentisitas cerita, tim produksi tidak main-main dalam melakukan riset. Dinna mengungkapkan bahwa pihaknya melibatkan konsultan yang memahami praktik perdukunan dunia nyata untuk menyesuaikan detail mantra dan ritual di dalam film.

1 2 3

Tags: