VIVIA MEDIA — Zhang Linghe resmi melaporkan sejumlah akun media sosial yang menuduhnya mematok tarif foto sebesar ratusan juta rupiah untuk sesi foto bersama eksklusif.

Kabar tersebut disebarkan di media sosial oleh sejumlah akun yang mengaku sebagai calo. Mereka menyebut, sesi foto bersama dengan aktor drama ChinaOverdo’ itu sebesar 95 ribu yuan atau sekitar Rp250 juta.

Akun-akun pengguna Weibo, Douyin, Douban, Bilibili, dan WeChat itu juga dengan sengaja membuat topik rumor dan memicu pencarian populer di media sosial dengan narasi negatif. Salah satunya bahkan membuat foto tidak senonoh si aktor menggunakan AI.

| Baca Juga: Sempat Ditentang Keluarga, Ini Alasan Zhang Linghe Nekat Jadi Aktor

Menanggapi rumor tersebut, Star Times alias Zhongxing Shitai Cultural Media Co., Ltd selaku agensi Zhang Linghe pun mengeluarkan pernyataan. Mereka bersama Firma Hukum Hai Run secara resmi melaporkan akun-akun tersebut kepada pihak berwajib.

Sesuai dengan hukum yang berlaku, kami telah memulai serangkaian tindakan hukum untuk membela hak-hak Tuan Zhang Linghe atas pelanggaran reputasi, hak foto/wajah, dan hak lainnya yang dilakukan oleh beberapa pengguna internet,” tulis akun Weibo salah seorang pengacara firma hukum Hai Run, dilansir pada Rabu (19/8/2026).

Pernyataan resmi tim kuasa hukum (Foto: X/ZhangLinghe_USA)

Dalam pernyataan resminya, tim kuasa hukum Zhang Linghe menyatakan bahwa persidangan dugaan kasus pelanggaran hukum yang melibatkan 3 akun Weibo telah dijadwalkan.

| Baca Juga: Istri Sempat Ilfeel, Begini Kisah Cinta Kadam Sidik dan Najma Tsuroyya

Sementara itu, beberapa akun lainnya masih dalam proses verifikasi. Nantinya tim hukum akan menuntun permohonan maaf secara terbuka dan ganti rugi sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pengguna internet lainnya, tim kuasa hukum telah memulai prosedur hukum perlindungan hak. Setelah memperoleh informasi identitas asli pemilik akun, kami akan melanjutkan pengajuan gugatan dan menuntut pertanggungjawaban hukum mereka,” jelas tim kuasa hukum.

Hingga kini, mereka masih terus melakukan pemantauan, pengumpulan bukti, serta evaluasi hukum.

Pernyataan tersebut ditutup dengan imbauan agar seluruh pengguna media sosial bersikap bijak dalam memilih dan menyebarkan informasi di internet.

1 2

Tags: