Ia juga didiagnosa mengidap major depression, insomnia, PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder), dan panic attack.

“Aku benar-benar menjalani semua ini kayak robot. Jadi kalau kalian melihat aku di video agak capek atau apa gitu ya. Karena memang Memong ini terkadang suka terlalu capek,” akunya dalam unggahan di Threads, Jumat (31/7/2026).

| Baca Juga: Ayu Ting Ting 'Interogasi' Kekasih, Bahas Mantan hingga Teman Perempuan

Meski begitu, Tasya juga merasakan kebahagiaan karena insomnia yang dideritanya perlahan mulai membaik.

“Belakangan ini aku sudah nggak insomnia lagi, walau masih dalam pengobatan tapi itu bisa bikin aku tidur 8-10 jam. Jadi paling nggak aku punya kebahagiaan karena bisa tidur,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga berhasil menurunkan berat badan hingga 15 kilogram, dari yang awalnya 73 kg menjadi 58 kg.

Tasya Farasya pernah mengungkap dirinya mengidap body dysmorphia, yakni gangguan mental di mana seseorang terobsesi dengan kekurangan tubuh mereka.

| Baca Juga: Profil Rachel Florencia, Istri Dikta yang Pernah Audisi JKT48 hingga Jadi Pembalap Drift

Berat badannya naik drastis setelah bercerai karena mengonsumsi banyak makanan manis untuk meredakan stres.

“Mungkin buat orang lain lebay, tapi buat aku naik sampai 13 kg itu sebuah musibah lagi yang terjadi. Jadi sudah cerai, naik 13 kg, itu kayak permasalahan besar yang sama gitu,” ucapnya di talkshow di YouTube C8 Podcast pada Selasa (31/3/2026). (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: