Seiring waktu, kegiatan tersebut berkembang menjadi klub menembak di DKI Jakarta yang berorientasi pada prestasi. Ketua klub juga merupakan bagian dari kepengurusan PERBAKIN DKI.

Salah satu misi PBM Shooting Club adalah memasyarakatkan olahraga menembak, khususnya tembak target, sekaligus mencetak bibit-bibit atlet muda.

| Baca Juga: Gagal 4 Kali, Bartlomiej Kubkowski Akhirnya Taklukkan Laut Baltik dalam 55 Jam

Bagi klub tersebut, memperkenalkan olahraga menembak sejak usia dini memiliki sejumlah manfaat. Selain berorientasi pada prestasi olahraga, latihan menembak dapat membantu anak melatih fokus, konsentrasi, kedisiplinan, ketenangan, dan kepercayaan diri.

Perjalanan Parama menjadi salah satu contoh bagaimana anak dapat berkembang ketika diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi bidang baru.

Dari Matematika, Piano, Catur hingga Menembak

Tiga penghargaan di Merdeka Cup 2026 semakin melengkapi rekam jejak Parama sebagai anak multitalenta. Sebelum menekuni olahraga menembak, Parama telah dikenal lewat berbagai prestasi akademik dan nonakademik.

Di bidang matematika, ia meraih sejumlah gelar dalam olimpiade tingkat nasional hingga internasional. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah menjadi World Star Champion Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2025.

| Baca Juga: Multitalenta, Parama Hansa Bocah Peraih MURI Tampil Jadi Drummer di Momen Hari Anak Nasional 2026

Kemampuan Parama di bidang musik juga tidak kalah mencuri perhatian. Sebagai pianis muda, ia berhasil meraih 2nd Silver Trophy dalam kompetisi Piano Golden Lion Singapore 2026.

Tidak berhenti di piano, Parama juga mengeksplorasi musik melalui drum. Ia bergabung dengan Komunitas Main Drum Bareng (MDB) asuhan Yoiqbal dan sempat tampil bermain drum dalam dua acara pada Juli 2026, yakni Boss Vol 2 Kiss FM dan Kayar Pentas Ceria Anak persembahan detikPop.

Di bidang catur, prestasi Parama juga terus berkembang. Ia berhasil meraih Best KU-7 Tournament Catur DKI Jakarta serta Fourth Place Kuala Lumpur Chess Championship.

1 2 3

Tags: