Lebih dari Sekadar Pertunjukan, Andrea Bocelli Bakal Tampil di Borobudur Rayakan Tiga Dekade
VIVIA MEDIA — Andrea Bocelli akan tampil di kawasan Candi Borobudur, Magelang, pada 31 Oktober 2026, sebagai bagian dari Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour.
Konser ini menandai tiga dekade sejak Bocelli merilis album Romanza pada 1996, album yang memuat "Con Te Partirò" dan membawa nama sang tenor asal Tuscany, Italia, melampaui dunia opera dan musik klasik. Kini Bocelli telah menjual lebih dari 90 juta album dan tampil di berbagai panggung ikonik dunia, termasuk Piramida Giza dan Hegra di Al-Ula, Arab Saudi.
Prajna Murdaya, Founder of Shoemaker Studios, mengatakan pembicaraan untuk membawa Bocelli ke Indonesia sudah dimulai sejak 2025, termasuk dalam momentum kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia.
"Persiapan pertunjukan di Borobudur pun dilakukan dengan peninjauan lokasi secara langsung, mulai dari posisi penonton hingga pergerakan kendaraan," ujarnya saat bincang-bincang tentang tur Andrea Bocelli di JIEXPO Convention Centre & Theatre, Kemayoran, Jakarta, Rabu (19/8).
| Baca Juga: Tantowi Yahya Bawa Musik Indonesia ke Tiga Negara Eropa Lewat Strings of Equator
Ada alasan mengapa Borobudur terasa begitu tepat untuk menjadi salah satu panggung dalam perjalanan ini.
Bocelli bukan kali pertama tampil di tempat yang memiliki nilai sejarah. Ia pernah bernyanyi di sejumlah lokasi ikonik dunia, termasuk Piramida Giza dan Hegra di Al-Ula, Arab Saudi.
Kini, Candi Borobudur akan menjadi bagian dari daftar tersebut.
Tidak hanya di Borobudur, tiga hari kemudian, pada 3 November, ia melanjutkan pertunjukan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.
| Baca Juga: D’MASIV Gelar Konser 5 Negara Lewat Asia Home Run, Debut RANS Entertainment Jadi Promotor
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai Borobudur, yang dibangun sekitar abad ke-8 dan ke-9 serta ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Dunia pada 1991, memiliki kesamaan jiwa dengan musik Bocelli yang mengusung pesan harmoni dan penghargaan terhadap alam.
Baginya, kehadiran Bocelli juga menjadi momentum untuk menjadikan Borobudur sebagai living heritage, bukan sekadar monumen yang diam.
1 2







