Rangkaian karakter ini membuat perempuan tampil utuh, dengan kekuatan sekaligus kelemahan, cinta, kemarahan, kehilangan, dan pilihan hidupnya masing-masing.

Bagi Raisa, memerankan Srikandi berarti menjaga totalitas emosi sepanjang hari agar fokusnya tidak terpecah. "Aku juga senang karena bisa mengemban message yang begitu berat tapi juga begitu penting di dalam Pagelaran Sabang Merauke ini," ujarnya.

Kemegahan pagelaran Pagelaran Sabang Merauke 2026 yang mengambil tema Hikayat Srikandi Nusantara
Kemegahan pagelaran Pagelaran Sabang Merauke 2026 yang mengambil tema Hikayat Srikandi Nusantara. Foto: Istimewa

Ia mengaku baru benar-benar tersenyum lepas setelah pertunjukan usai, karena karakter Srikandi menuntutnya tampil tegas sepanjang proses. "Aku merasa hari ini tuh akhirnya pecah telor juga ya, jadi Srikandinya," katanya sembari terkekeh.

Yura Yunita turut menjadi sorotan lewat perannya sebagai Mahadewi, lengkap dengan aksi terbang menggunakan sling dan menaiki naga berkepala tiga. Di balik panggung, ia bahkan harus menggunakan sepeda motor untuk berpindah posisi dalam hitungan detik.

"Kalau kemarin sudah di sini, kayaknya tahun ini dikasih challenge lebih wow lagi," ujar Yura, sekaligus mengapresiasi persiapan teknis dan keamanan yang menurutnya telah dirancang berbulan-bulan sebelumnya.

Skala produksi PSM 2026 terbilang megah. Melibatkan lebih dari 1.700 orang, terdiri atas ratusan penari budaya, musisi tradisional, paduan suara, orkestra, penyanyi, hingga satu grup band nasional, dengan jumlah koreografi meningkat dari sekitar 70 menjadi 117 nomor.

| Baca Juga: Benang Merah 'Cahaya Hati': Kisah Padi Reborn dan Yura Yunita di Balik Kolosalnya Pagelaran Sabang Merauke 2026

Sutradara Rusmedie Agus menyebut perjalanan lima tahun PSM sebagai buah dari gotong royong dan kekeluargaan tim di balik layar,

"Arah dari Pagelaran Sabang Merauke ini adalah menyalurkan energi positif kepada semua yang mendengar betapa Indonesia ini adalah negara yang luar biasa, penuh keberagaman."

Salah satu momen di Pagelaran Sabang Merauke 2026 dengan tema Hikayat Srikandi Nusantara
Salah satu momen di Pagelaran Sabang Merauke 2026 dengan tema Hikayat Srikandi Nusantara. Foto: Istimewa

Pertunjukan ini menempatkan perempuan sebagai penjaga ingatan dan nilai yang diwariskan lintas generasi. Srikandi tidak lagi sekadar tokoh pewayangan, melainkan simbol bahwa setiap zaman memiliki perempuan-perempuannya sendiri. Seperti ditegaskan Raisa di penghujung malam.

"Yang paling penting adalah terus menjadi versi terbaik dirimu." (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: