VIVIA MEDIA – Alyssa Daguise menjawab tudingan netizen yang menyebutnya pro-pemerintah karena menghadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka pada Senin (17/8/2026).

Kontroversi bermula ketika istri Al Ghazali itu menyuarakan simpati terhadap masyarakat yang terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalimantan melalui media sosial.

“Sumatera, NTT, Kalimantan. Berdoa untuk Indonesia, untuk semua yang terdampak, dan untuk keselamatan semua orang,” tulisnya di Threads, Jumat (21/8/2026).

Namun alih-alih mendapat dukungan atau ucapan terima kasih, unggahan Alyssa justru dipenuhi komentar pedas netizen.

| Baca Juga: Tubuh Berisi Lagi-lagi Dicibir Netizen, Alyssa Daguise: Teruskan Saja

Sebagian menyinggung soal keluarga suaminya, Al Ghazali yang disebut-sebut sebagai pendukung pemerintah berkuasa.

“Kak, sorry banget tapi kamu dan keluargamu pro dengan rezim. Fakta bahwa kalian mendukung pemerintah sangat menyakitkan,” komentar seorang netizen.

Menanggapi komentar itu, Alyssa Daguise menyatakan bahwa pandangan politik adalah hal yang bersifat pribadi.

Meski memiliki hubungan dengan seseorang yang secara terbuka menunjukkan pandangan politiknya, bukan berarti ia juga memiliki pemikiran yang sama.

Alyssa Daguise menanggapi tuduhan pro-pemerintah. Foto: Dok. tangkapan layar Threads
Alyssa Daguise menanggapi tuduhan pro-pemerintah. Foto: Dok. tangkapan layar Threads

| Baca Juga: Sosok Penembak Rapper Tupac Terungkap dalam Rekaman Terdakwa di Pengadilan Las Vegas

“Pandangan politik adalah urusan masing-masing,” ungkapnya dalam unggahan yang kini telah dihapus.

“Memiliki hubungan keluarga atau menikah dengan seseorang tidak otomatis berarti kamu mendukung pandangan politik mereka. Jadi sebaiknya, jangan membuat asumsi tentang hal yang tidak kamu ketahui,” sambungnya.

Alyssa Daguise bukan satu-satunya selebriti yang dikritik karena menghadiri Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka bersama para pejabat Tanah Air.

Tiga pengisi podcast In Her View, yaitu Marissa Anita, Caroline Soerachmat, dan Karina Fariza juga mendapat kritikan serupa karena berfoto bersama Presiden Prabowo Subianto dan putranya, Didit Hediprasetyo.

| Baca Juga: Lisa Mariana Resmi Jadi Tersangka, Kasusnya Bermula dari Transaksi Piyama

Sejumlah penggemar setia podcast yang menyajikan diskusi seputar kehidupan perempuan itu mengaku kecewa. Mereka mempertanyakan independensi dari program tersebut.

Pancatera selaku rumah produksi telah buka suara dan menyampaikan permintaan maaf. Mereka memastikan bahwa In Her View dijalankan secara independen dan mandiri.

“In Her View dan Pancatera beroperasi secara independen dan didanai sendiri, tanpa afiliasi dengan pemerintah maupun lembaga politik mana pun. Independensi ini tetap menjadi prinsip yang penting bagi kami,” ujar mereka dalam pernyataan yang dibagikan ke Instagram, Selasa (18/8/2026).

Terlepas dari adanya permintaan maaf tersebut, beberapa netizen masih melayangkan kritikan kepada para pengisi podcast In Her View di media sosial.

Dari pantauan Vivia Media pada Sabtu (22/8/2026), Marissa Anita menonaktifkan akun X (dulunya Twitter) tidak lama setelah membagikan pernyataan permintaan maaf dari Pancatera. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: