Adik Raja Charles III, Eks Pangeran Andrew Gugat Kepolisian Terkait Penggeledahan Atas Kasus Dokumen Epstein
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Mantan pangeran Andrew Mountbatten-Windsor mengambil langkah tegas terhadap Kepolisian Thames Valley atas penggeledahan di rumahnya dalam kasus Dokumen Epstein.
Sebagai informasi, adik Raja Charles III itu ditangkap di kediamannya di Sandringham, Norfolk, Inggris pada Kamis (19/6/2026). Selama beberapa hari setelah penangkapan, polisi terlihat menggeledah kediaman tersebut serta bekas kediamannya di Royal Lodge, Windsor.
Kini, tim pengacara Andrew memertanyakan keabsahan hukum dari surat perintah penggeledahan yang dikeluarkan sehari sebelum penangkapan dan digunakan oleh pihak Kepolisian Thames Valley.
| Baca Juga: Harry dan Meghan Kembali Menetap di Inggris, Raja Charles III: Mereka Warga Biasa
Sayangnya detail mengenai mengapa keabsahannya dipertanyakan tidak disebutkan secara rinci. Sumber hanya menyebutkan bahwa gugatan hukum itu merupakan permohonan peninjauan kembali terhadap Kepala Kepolisian Thames Valley dan Central Criminal Court.
Pihak Kepolisian Thames Valley telah membenarkan adanya gugatan dari mantan pangeran Andrew. Sayangnya mereka enggan berkomentar lebih lanjut.
“Karena proses hukum ini sedang berlangsung, tidak tepat bagi kami untuk memberikan komentar lebih lanjut,” ujar pihak Kepolisian Thames Valley, dilansir dari BBC, Senin (5/10/2026).
Di sisi lain, pihak kerajaan telah menegaskan bahwa meski Raja Charles telah memberikan tunjangan pribadi kepada Andrew, dana tersebut dilarang keras digunakan untuk membiayai gugatan hukum tersebut.
| Baca Juga: Gegara Unggahan Instagram, Suga BTS Dirumorkan Pacaran dengan Aktris Go Ara
Eks Pangeran Andrew Terlibat Dokumen Epstein
Sebelumnya, anak ke tiga mendiang Ratu Elizabeth II itu tertangkap kamera sedang bersama mendiang Jeffrey Epstein 2010. Hal tersebut menimbulkan reaksi keras karena Epstein dikenal sebagai terpidana kejahatan asusila.
Ayah dari Putri Eugenie dan Putri Beatrice itu kemudian mengundurkan diri dari tugas-tugas resmi kerajaan. Tak lama setelahnya, terungkap bahwa ia pernah membeli seorang gadis berusia 17 tahun dari Epstein. Namun Andrew membantahnya.
Karena namanya terus dikaitkan dengan Epstein, akhirnya Andrew Mountbatten-Windsor memutuskan untuk melepas gelar kebangsawanannya pada Oktober 2025. Ia menegaskan langkah tersebut tidak berkaitan dengan kasus asusila yang dituduhkan padanya.
1 2







