Sara Wijayanto Tato Rahwana di Lengan, Simpan Makna Tentang Cinta dan Obsesi
Ia menulis, “Not everything is meant to be possessed. Not everything is meant to be understood.” Menurutnya, tidak semua hal harus dimiliki atau dipahami sepenuhnya. Ada sesuatu yang memang hanya perlu dirasakan.
Sara juga menyinggung tentang orang-orang yang hadir dalam kehidupan seseorang. Tidak semuanya datang untuk menetap. Ada yang justru hadir untuk membangunkan sesuatu dalam diri yang sebelumnya tidak pernah disadari.
| Baca Juga: Mulai Diungkap, Aura Kasih Sebut Sosok Pria yang Mendampinginya Bukan Kekasih Baru
Pemaknaan tersebut terasa menarik jika melihat perjalanan Sara bersama Demian Aditya. Keduanya menikah pada 22 Mei 2014 setelah melewati proses hubungan yang tidak selalu sederhana.
Wanita berusia 47 tahun itu juga pernah mengungkap bahwa dirinya menerima Demian apa adanya, termasuk ketika kondisi ekonomi mereka belum stabil.
Bukan Merangkul Kegelapan
Pada akhirnya, Sara menegaskan bahwa tato Rahwana bukan bentuk dirinya merangkul kegelapan. Justru sebaliknya, tato itu menjadi pengingat untuk mengakui, memahami, lalu mengendalikan sisi gelap dalam diri.
“Cinta yang paling dalam pun tak seharusnya membuat kita kehilangan diri sendiri,” tulisnya.
Kalimat tersebut seolah menjadi inti dari tato barunya. (*)







