VIVIA MEDIA — Afgan dan Lesti Kejora memenuhi keinginan mereka. Setelah berada di industri musik selama bertahun-tahun, bahkan di label rekaman yang sama, keduanya akhirnya kesampaian untuk duet nyanyi bareng.

Dalam berbagai kesempatan, Afgan dan Lesti kerap berada di acara televisi yang sama. Namun, semua pertemuan itu tidak pernah berujung pada sebuah duet.

Kesempatan tersebut baru datang dalam Malam Puncak HUT SCTV 36 XtraOrdinary. Untuk pertama kalinya, Afgan dan Lesti menyatukan suara dalam sebuah penampilan yang mempertemukan dua karakter vokal dan latar musik berbeda.

Afgan mengatakan, tidak pernah ada persoalan di antara mereka. Hanya saja, selama bertahun-tahun belum ada gagasan yang mempertemukan keduanya dalam sebuah kolaborasi.

| Baca Juga: Gandeng Adrian Khalif, Jacob Sukses Gelar 'More Than Words' Tour 2026 di Jakarta

“Kita sebenarnya satu label itu sudah cukup lama ya, belasan tahun. Dan sering banget papasan di acara TV, segala macam, cuma belum ada yang pernah beri ide untuk menyatukan kita untuk berduet,” ungkap Afgan di Studio Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (24/8/2026)

Gagasan itu akhirnya muncul dari tim SCTV ketika menyiapkan perayaan ulang tahun ke-36. Afgan ditawari konsep duet dengan Lesti dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menyambutnya.

“Baru pertama kali di HUT SCTV 36 ini. Terus akhirnya aku ditawarin konsepnya sama tim SCTV. ‘Kalau sama Lesti, let’s do it’,” ujar pemilik nama Afgan Syahreza itu.

Bagi Lesti, kolaborasi tersebut menjadi kesempatan yang akhirnya mempertemukan mereka dalam satu panggung, setelah selama ini hanya saling mengenal dan beberapa kali berpapasan dalam berbagai acara. Meski sudah cukup lama mengenal Afgan, keduanya baru kali itu mendapat kesempatan untuk bernyanyi bersama.

| Baca Juga: Candramawa, Album Musik Terbaru Danilla Berbicara Soal Pengalaman Batin Manusia

“Sama, bener. Iya udah pernah, kalau sama Kak Afgan baru ini,” kata Lesti.

Ketika Dua Warna Vokal Bertemu

Kolaborasi perdana Afgan dan Lesti dikemas dalam konsep mashup, dengan memadukan beberapa lagu yang memiliki karakter berbeda dalam satu rangkaian penampilan. Konsep tersebut membuat keduanya harus menyesuaikan perpindahan dari satu lagu ke lagu lainnya agar keseluruhan penampilan tetap terdengar padu.

Bagi Lesti, tantangan utama justru terletak pada perpindahan antarlagu tersebut. Ia perlu menjaga alur dan tempo agar perubahan bagian tidak terasa janggal saat dinyanyikan bersama Afgan.

“Cuma ya ada, eh, kayak perpindahan-perpindahan, karena kan… iya, karena di-mashup, jadi itu aja sih paling kesulitannya untuk aku,” tutur Lesti.

| Baca Juga: Sempat Kehilangan Suara Total, Afgan Tetap Tampil Maksimal di Konser Retrospektif

Afgan justru melihat ada irisan musikal yang membuat keduanya relatif mudah disatukan. Salah satunya melalui “Bukan Cinta Biasa”, lagu yang memiliki judul sama tetapi hadir dalam karakter musik yang berbeda.

“Jadi kita punya lagu judulnya sama nih, ‘Bukan Cinta Biasa’, Lesti nyanyi lagu klasik. Jadi kita me-mashup itu, jadi aku nggak terlalu kesulitan karena kan itu masih kehitung pop ya, melayu ya,” jelas Afgan.

Di atas kertas, perbedaan warna vokal keduanya memang cukup jelas. Afgan tumbuh dengan karakter pop, sementara Lesti memiliki akar kuat dalam musik dangdut dan Melayu. Namun, format mashup justru memberi ruang bagi perbedaan itu untuk bertemu tanpa harus menghilangkan identitas masing-masing.

Persoalannya kemudian bukan lagi bagaimana menyatukan dua karakter tersebut, melainkan bagaimana melakukannya dalam waktu yang sangat terbatas.

| Baca Juga: Lesti Kejora Belum Ingin Bahas Opsi Damai dengan Penyebar Isu Terkait Rizky Billar

Latihan 10 Menit Saja

Kolaborasi yang akhirnya terdengar matang di atas panggung ternyata tidak lahir dari latihan panjang. Afgan mengungkapkan, ia dan Lesti hanya memiliki waktu sekitar 10 menit untuk berlatih bersama.

“Sepuluh menit. Wow,” kata Afgan.

Lesti membenarkan. Mereka bahkan belum pernah berlatih bersama sebelum hari penampilan. Sekitar 30 menit menjelang siaran, keduanya masih harus mempersiapkan penampilan yang akan dibawakan secara langsung.

“30 menit mau on air, wow. Kita memang belum pernah latihan bareng. Belum, baru hari H. Iya bener-bener,” ujar Lesti sambil tertawa.

| Baca Juga: Eby dan Zahra DA7 Rilis ‘Saat Bahagia’, Remake Lagu Ungu dan Andien dengan Sentuhan Koplo

Waktu yang singkat membuat proses penyesuaian berlangsung cepat. Mereka harus memahami struktur mashup, mengetahui kapan berpindah bagian, sekaligus membangun kecocokan vokal tanpa memiliki kesempatan untuk mengulang berkali-kali.

Situasi tersebut tetap menyisakan kegugupan bagi keduanya. Bagi Afgan, rasa grogi muncul bukan hanya karena tampil dalam siaran langsung, tetapi juga karena ia untuk pertama kalinya harus berbagi panggung dengan Lesti sebagai pasangan duet.

“Aku sih grogi sih. Karena pertama kali sama Lesti. Dan ini setiap live TV pasti grogi,” tutur Afgan.

Lesti pun tidak menampik perasaan yang sama. Ia mengaku sempat dihantui kekhawatiran melakukan kesalahan ketika tampil.

“Sama, jujur. Pasti, pasti. Kita tuh takut, ‘aduh salah nggak ya, aduh’ gitu,” kata Lesti.

Namun, ketika tiba waktunya tampil, kekhawatiran tersebut perlahan terjawab. Penampilan mereka berjalan lancar dan mendapat respons positif dari penonton.

Lesti mengaku lega setelah melihat reaksi penonton terhadap kolaborasi tersebut.

“Tapi alhamdulillah lancar, penontonnya happy kayaknya,” ucap Lesti. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: