Rein, Penyandang Disabilitas Yang Menemukan Jalan Dari Musik ke Akting Lewat Film Istimewa
| Baca Juga: Sinetron Lesti Kejora dan Rizky Billar, ‘Aku Mencintaimu Karena Allah’ Tayang di Turki
"Waktu yang udah kudedikasikan sudah sebanyak itu, terus aku ngerasanya kayak milestonetku belum jauh, Om. Jadi jujur di tahun-tahun ini sih merasa kayak... kadang ada pertanyaan, 'Apa jangan-jangan jalannya bukan di musik ya?' Gitu," katanya.
Di saat itulah kesempatan bermain film datang. Rein tidak melihat Istimewa sebagai alasan untuk meninggalkan musik. Ia justru ingin melihat pengalaman tersebut sebagai ruang baru untuk mencoba sesuatu yang selama ini belum pernah dijalaninya.
"Jadi sempat ngerasa gitu juga. Jadi ketika datang opportunity buat main film, dapat kesempatan yang sangat luar biasa ini, aku menyambutnya dengan sangat excited juga. Jadi menurutku ini angin baru kan di perjalanan hidupku gitu ya, kayak angin baru yang masih segar-segarnya ya kenapa enggak, gitu," tuturnya.
Di Istimewa, Rein tidak lagi hanya berhadapan dengan keyboard dan mikrofon. Ia harus mengenal dunia akting, kamera, serta proses produksi film.
| Baca Juga: Bukan Cuma Akting, Masayu Anastasia Dalami Karakter Dokter Forensik di Film Autopsy
Pengalaman itu membuat Rein memilih untuk menikmati perjalanan barunya terlebih dahulu. Ia belum ingin menentukan apakah akting akan menjadi jalan utama setelah film tersebut.
"Jadi kalau ditanya musiknya akan seperti apa, ya sementara aku masih menikmati angin yang ada dulu. Karena aku nyemplung di anginnya musik udah 16 tahun dan ngerasa belum jauh gitu jalannya. Gitu sih, Om," ucap Rein.
Meski begitu, musik belum ia tinggalkan. Rein masih menyimpan materi untuk single berikutnya, meski belum menentukan kapan lagu tersebut akan dirilis. (*)







