VIVIA MEDIA — Jatuh cinta seharusnya terasa menyenangkan. Namun, bagi sebagian orang, kedatangan seseorang justru bisa memunculkan banyak pertanyaan. Rasa suka bercampur dengan keraguan, takut salah memilih, hingga kebiasaan memikirkan segala kemungkinan.

Perasaan itulah yang coba disampaikan Lulu Mudita lewat lagu debutnya, 'Apakah Kamu Orangnya?'. Single yang dirilis di bawah naungan Afe Records ini bercerita tentang seseorang yang ingin kembali membuka hati, tetapi masih dihantui rasa takut untuk percaya.

Lulu mengangkat pengalaman yang cukup dekat dengan kehidupan anak muda saat ini. Ketika seseorang datang membawa perhatian dan menawarkan hubungan, muncul pertanyaan sederhana yang ternyata tidak mudah dijawab: apakah dia benar-benar orang yang tepat?

“Lewat lagu ini, aku ingin menyampaikan perasaan yang mungkin pernah dirasakan banyak orang. Kadang kita ingin jatuh cinta, tapi di saat yang sama kita takut salah memilih, takut terluka, atau terlalu banyak berpikir. Jadi, akhirnya kita terus bertanya-tanya, Apakah kamu orangnya?,” kata Lulu di peluncuran single tersebut.

| Baca Juga: Winter aespa Coba Warna Musik Baru, Hadirkan Nuansa Rock lewat 'Speed of Summer'

Lagu tersebut digarap oleh komposer Bemby Noor. Melalui karya ini, Lulu sekaligus memperkenalkan karakter vokalnya kepada pendengar untuk pertama kalinya.

Musik sudah menjadi bagian dari kehidupan Lulu sejak kecil. Ia mulai terbiasa bernyanyi sejak usia dini dan mendapat dukungan dari kedua orang tuanya.

Kebiasaan tersebut kemudian membawanya mengambil langkah lebih serius dengan merilis karya sendiri.

Untuk memperkuat cerita dalam lagu, 'Apakah Kamu Orangnya?' juga hadir bersama video musik dengan nuansa drama Korea. Ceritanya mengikuti perubahan emosi yang muncul ketika seseorang mulai mengenal sosok baru.

Lulu Mudita
Lulu Mudita. Foto: Reza Wibisono

Rasa penasaran perlahan berubah menjadi ketertarikan. Namun, ketika hubungan mulai terasa lebih dekat, keraguan ikut muncul.

Pergulatan antara keinginan untuk percaya dan ketakutan untuk kembali terluka menjadi bagian utama dari visual tersebut.

Bagi Lulu, single ini menjadi pembuka perjalanan bermusiknya. Ia berharap cerita tentang keraguan, rasa takut, dan keinginan untuk kembali percaya itu bisa menemukan tempat di hati pendengar. (*)

Tags: