Jangan Langsung Pakai, Kenali Bahaya dan Ciri Produk Skincare Palsu
VIVIA MEDIA — Maraknya produk skincare palsu kian meresahkan konsumen. Bukannya mendapatkan kulit sehat dan glowing, produk tiruan justru memicu timbulnya jerawat dan iritasi.
Akhir-akhir ini, beredar banyak produk skincare tiruan di e-commerce. Produk-produk tersebut bahkan dijual dalam kemasan yang mirip dengan aslinya dan harganya pun tidak berbeda jauh. Tak heran sejumlah orang tertipu dan membelinya.
Apabila tidak berhati-hati, produk skincare palsu bisa memicu sejumlah masalah kulit, di antaranya:
| Baca Juga: Makeup Anti Blush: Tampil Fresh Natural dengan Warna Netral
Iritasi
Produk tiruan yang komposisinya perlu dipertanyakan dan tidak teruji akan menimbulkan reaksi alergi. Akibatnya, kulit akan memerah, terasa terbakar, gatal, hinga mengelupas.
Breakout
Penggunaan produk palsu juga akan memicu timbulnya jerawat parah akibat penyumbatan pori-pori oleh komedo dari bahan-bahan non-kosmetik.
Skin Barrier Rusak
Dampak buruk lainnya adalah rusaknya lapisan pelindung kulit alami (skin barrier). Kulit pun jadi lebih sensitif, kering, atau justru memproduksi minyak berlebih.
Penggunaan jangka panjang akan memicu munculnya flek hitam atau kebiruan yang sulit dihilangkan.
Ciri Produk Skincare Palsu
Penggunaan skincare palsu memang menyimpan banyak bahaya serius bagi kesehatan kulit. Hal itu terjadi karena produk tiruan umumnya dibuat dengan bahan dan cara yang tidak tepat.
| Baca Juga: Konser di Macau, Zhao Lusi Bagikan 10 Ribu Lightstick Eksklusif Gratis
Namun seiring dengan berkembangnya teknologi, produk tiruan dibuat semakin mirip dengan aslinya. Beberapa kemasan produk palsu bahkan telah dilengkapi dengan tulisan timbul dan QR code BPOM.
Maka dari itu, konsumen kini harus pintar-pintar dalam membedakan produk skincare tiruan dan asli. Berikut ciri-ciri utama produk skincare palsu, dilansir Vivia Media dari berbagai sumber.
Informasi Produk Tidak Lengkap
Baca informasi pada kemasan produk dengan teliti. Apabila nama produsen atau distributor, komposisi lengkap, tanggal kadaluarsa, serta nomor lot produksi tidak tercantum, kemungkinan besar itu adalah produk palsu.
Selain itu, perhatikan nama merek. Jika cetakan tulisan buram atau ada salah ketik, maka keaslian produk perlu dipertanyakan.
Tekstur Tidak Konsisten
Konsistensi cairan atau krim yang tidak rata, terlalu lengket, menggumpal, atau terjadi pemisahan lapisan, tandanya produk tidak dicampur dengan benar. Itu bisa menjadi ciri bahwa produk yang dibeli palsu.
| Baca Juga: Praktis dan Hemat, Ini Cara Mengolah Timun Jadi Skincare Kaya Manfaat
Cek Nomor BPOM
QR code atau barcode pada kemasan disematkan bukan hanya sebagai pajangan. Scan dan cek kodenya melalui situs resmi BPOM. Apabila tidak tercantum, maka produk skincare tersebut adalah palsu atau ilegal.
Supaya terhindar dari produk skincare palsu, disarankan untuk membeli hanya di toko resmi dan tidak mudah tergiur dengan harga murah. (*)







