Dian Sastrowardoyo Latihan Intensif Jadi Dokter Bedah demi Peran di Film DOTS
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on Google"Jadi itu kan dokter-dokter bedah itu kan sudah bertahun-tahun tuh, mereka memang sudah kayak hafal luar kepala, tangannya tuh muscle memory," imbuh Dian.
Bintang film Pasir Berbisik ini juga harus menunjukkan kefasihan saat berinteraksi dengan asisten bedah di dalam set operasi tanpa harus melihat alat yang diberikan.
"Kita harus mencoba melatih jari kita juga supaya kelihatan sangat fasih gitu, pegang-pegang alat-alatnya enggak boleh salah. Jadi kalau minta gitu, langsung dikasih sama suster langsung alatnya terus langsung sep, langsung dipegang. Kita enggak boleh melihat susternya, benar-benar harus cuma lihat si luka operasi yang terbuka itu," lanjutnya lagi.
| Baca Juga: Enzy Storia Kenang 16 Tahun Jatuh Bangun di Industri Hiburan
Disiplin Steril di Ruang Operasi
Selain teknis bedah, Dian juga mempelajari etika dan prosedur kesterilan di dalam ruang operasi. Hal-hal detail seperti posisi tangan sangat diperhatikan agar adegan terlihat autentik bagi penonton, terutama bagi kalangan medis yang menonton.
"Terus bagaimana tangan di operasi tuh enggak boleh ada yang turun karena ya sudah kena debu, jadi kita semua harus naik semua tangannya. Dan itu tuh melatihnya agak susah karena itu muscle memory ya," kata Dian.
Dian menyamakan persiapan aktingnya kali ini dengan latihan fisik yang menguras tenaga namun spesifik pada profesi tertentu.
"Jadi kita kayak seperti latihan fisik, tapi tuh kayak latihan kegiatan fisiknya dokter operasi gitu," pungkasnya. (*)







