Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Satu aksesori yang dipakai Lisa BLACKPINK dalam video klip 'SaWaDiKa' menjadi perbincangan setelah desainer asal Suriah, Zeina Issa, mempertanyakan kemiripannya dengan karya yang pernah ia buat.

Lewat akun Instagram-nya, @the.zeina, Zeina mengunggah perbandingan desain headphone berhias koin miliknya dengan aksesori yang terlihat dalam video musik Lisa.

Ia menyebut headphone tersebut sebagai 'the OG coined headphones' dan menilai versi yang digunakan dalam MV merupakan replika dari desainnya.

Zeina juga menilai karyanya tidak sekadar aksesori fashion. Desain tersebut berkaitan dengan eksplorasinya terhadap warisan Arab dan identitasnya sebagai perempuan Suriah.

| Baca Juga: Konser di Macau, Zhao Lusi Bagikan 10 Ribu Lightstick Eksklusif Gratis

Postingan Zeina Berujung pada Pemberian Kredit

Hal yang menarik, persoalan tersebut tidak berhenti pada unggahan kritik. Dalam pembaruan yang dibagikan beberapa jam kemudian, Zeina mengatakan visual artist Nanist telah menghubunginya.

Menurut Zeina, pihak tersebut kemudian mencantumkan namanya serta menandai akun Instagram-nya pada sketsa inspirasi headphone yang dibuat untuk MV 'SaWaDiKa'.

Unggahan Nanist yang Menandai Akun Zeina. Foto: Instagram @nanist

Zeina pun menegaskan bahwa unggahannya bukan ditujukan untuk menyerang Lisa secara pribadi. Ia justru ingin persoalan kredit terhadap kreator mendapat perhatian.

"Ini bukan untuk sekadar menyerang kreator tersebut atau Lisa karena menurut saya ini bukan salahnya," tulis Zeina dalam unggahan pembaruannya.

| Baca Juga: Popularitas Bisa Anjlok, Lisa BLACKPINK Jujur soal Sulitnya Pacaran di Industri K-Pop

Ia juga mengatakan pemberian kredit penting dilakukan ketika sebuah karya dijadikan inspirasi, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Siapa Zeina?

Zeina Issa merupakan desainer Suriah lulusan Central Saint Martins yang berbasis di London.

Pada 2026, ia memperkenalkan koleksi Inherently Loud yang banyak mengeksplorasi identitas Arab dan pengalaman perempuan Arab-Muslim.

Dalam wawancara dengan 10 Magazine Australia pada 4 Mei 2026, Zeina menjelaskan bahwa koleksinya memanfaatkan elemen seperti sabuk belly dancing dan ornamen koin untuk menerjemahkan referensi budaya ke dalam bentuk yang lebih kontemporer.

| Baca Juga: Tanpa Embel-embel BLACKPINK, Perjalanan Solo Lisa Terungkap di Film Dokumenter ‘Always Lalisa’

Vogue juga mencatat Inherently Loud sebagai koleksi yang mengangkat warisan Suriah dan gagasan tentang perempuan Arab-Muslim kontemporer.

Headphone Jadi Bagian dari Fashion MV 'SaWaDiKa'

Lisa memang tampil dengan fashion yang cukup ekstrem dalam MV 'SaWaDiKa'. Video tersebut menggabungkan high fashion, streetwear, elemen Muay Thai, hingga visual futuristik dengan Bangkok sebagai latarnya.

Dilansir dari PAP Magazine pada Jumat (4/9/2026), menyebut sejumlah kostum Lisa dibuat khusus oleh brand Thailand HOOKS BY PRAPAKAS.

Desainnya dikerjakan bersama tim HOOKS dengan arahan director sekaligus stylist Hathairat, dan beberapa elemennya mengambil inspirasi dari budaya Thailand, termasuk Makuta.

| Baca Juga: Rilis Lagu Baru, Jisoo dan Lisa BLACKPINK Suguhkan Warna Musik Bertolak Belakang

Lagu 'SaWaDiKa' sendiri menjadi pembuka era baru Lisa sebelum mini album 'PRESS PLAY' dirilis pada 23 Oktober 2026. Single itu juga menandai kembalinya Lisa ke rap dengan sentuhan kuat budaya Thailand.

Setelah 'SaWaDiKa', agenda Lisa masih cukup padat. Ia akan merilis dokumenter 'Always Lalisa' secara global pada 12 Oktober dan menggelar konser residensi 'VIVA LA LISA' di Las Vegas pada November 2026. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: