Icha Yang, Penyanyi Lagu Mandarin Asal Jember yang Sukses Tampil di TV Tiongkok
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Nama Icha Yang mencuri perhatian di dunia hiburan. Penyanyi kelahiran Jember, Jawa Timur, ini dikenal lewat kemampuannya membawakan lagu-lagu Mandarin.
Perjalanan panjangnya sebagai penyanyi bahkan membawanya mendapat pengalaman istimewa tampil di salah satu televisi swasta di Tiongkok.
Pencapaian tersebut terasa semakin membanggakan bagi Icha karena dirinya bukan keturunan Tionghoa. Di balik keberhasilannya, tersimpan perjalanan panjang yang dimulai sejak ia masih berusia tiga setengah tahun.
Kepada wartawan, Jumat (4/9/2026), Icha menceritakan bahwa menyanyi awalnya hanya menjadi kegemarannya sejak kecil. Namun, kecintaan terhadap musik itu terus tumbuh hingga akhirnya menjadi profesi yang digelutinya secara serius.
| Baca Juga: Tak Cuma Jago Main Game, Vonzy Temukan Passion di Dunia Seni Peran
"Awalnya tertarik dunia nyanyi karena memang dari kecil sudah hobi nyanyi. Dari umur tiga setengah tahun sudah nyanyi, dari Icha masih tinggal di Jember. Jadi sudah hobi," kata Icha Yang.
Bakat Icha sudah terlihat ketika dirinya duduk di bangku taman kanak-kanak. Kala itu, ia mulai mengikuti berbagai perlombaan menyanyi dan berhasil membawa pulang piala. Kebiasaan tersebut berlanjut ketika Icha memasuki sekolah dasar. Berbagai kompetisi vokal diikutinya hingga koleksi pialanya semakin bertambah.
Menariknya, saat duduk di kelas 6 SD, Icha sudah mendapatkan tawaran menyanyi secara profesional dan memperoleh bayaran. Namun, sang ibunda belum mengizinkannya terjun sepenuhnya ke dunia hiburan karena pendidikan tetap menjadi prioritas.
"Kelas 6 SD sudah jadi penyanyi dan sudah dibayar pertama kali, hanya tidak dikasih izin Mama. Jadi harus tetap sekolah karena masih anak-anak," ungkapnya.
| Baca Juga: Menembus Keterbatasan: Savia Aulia, Sinden Cilik Disabilitas yang Jatuh Hati pada Budaya Jawa
Memasuki SMP, aktivitas bernyanyi tetap dilakoni Icha meski belum secara profesional. Ia lebih banyak mengasah kemampuan dengan mengikuti berbagai kompetisi. Barulah ketika memasuki SMA, lampu hijau dari keluarga mulai didapatkannya. Icha diperbolehkan mengambil pekerjaan menyanyi sambil tetap menjalani pendidikan.
"SMA sudah beranjak remaja, sudah dibolehkan nyanyi. Jadi sekolah sambil nyanyi. Sudah dapat bayaran, sekali nyanyi dapat Rp250 ribu, lumayan," tuturnya.
Sejak kecil, Icha memang sudah menyimpan cita-cita menjadi seorang artis. Namun, perjalanan kariernya menemukan arah berbeda ketika dirinya dipercaya membawakan lagu Mandarin.
Tak disangka, karakter suara hingga penampilan panggung Icha dinilai cocok dengan lagu-lagu tersebut. Dari situlah dirinya semakin serius mendalami musik Mandarin hingga kemudian dikenal sebagai penyanyi Mandarin.
| Baca Juga: Sempat Sembunyikan Status Mualaf, Clara Shinta Ceritakan Momen Awal Dapat Hidayah
"Pertama kali nyanyi lagu Mandarin, pertama kali dipercaya tampil menyanyikan lagu Mandarin ternyata cocok dengan karakter suara dan stage act," ujar Icha.
Pilihan tersebut bukan tanpa tantangan. Icha mengaku sempat menghadapi penolakan karena dirinya bukan keturunan Tionghoa.
"Dukanya yang bikin mental aku down itu aku bukan orang keturunan Cina, dan di awal banyak penolakan untuk aku terjun ke lagu Mandarin ini," katanya.
Namun, penolakan itu tidak membuatnya menyerah. Sebaliknya, Icha terus mengembangkan kemampuan dan membuktikan bahwa musik dapat dinikmati serta dibawakan siapa saja tanpa memandang latar belakang.
| Baca Juga: Dari Keluhan ART, Naila Buka Gema Ilmu, Belajar Bahasa Inggris Gratis untuk Anak-anak di Depok
Di balik perjalanan karier Icha Yang, ada sosok sang mama yang mempunyai peran penting. Sejak kecil, ibundanya selalu mendampingi Icha mengikuti berbagai perlombaan menyanyi.
"Mama aku paling dukung karena dari kecil sudah ikut lomba-lomba nyanyi dan yang antar Mama," ujarnya.
Icha juga mengaku mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah tempat kelahirannya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi tambahan semangat untuk terus berkarya sebagai penyanyi Mandarin asal Jember.
Meski harus mengorbankan sebagian waktu bermain layaknya anak muda lainnya, Icha merasa tidak menyesali pilihan hidupnya.
| Baca Juga: Keluar dari Zona Nyaman, Marsha JKT48 Kurangi Jadwal Teater Demi Debut Akting
"Sukanya banyak, aku bisa dapat pengalaman baru. Di umur 24 tahun banyak hal yang sudah saya lakuin, dan aku enggak menyesal enggak bisa main sebagai anak muda. Karena bisa dibilang sekarang aku menyicil untuk nanti tua aku tenang," tuturnya.
Salah satu pengalaman paling berkesan dalam perjalanan karier Icha adalah ketika mendapat kesempatan tampil di televisi swasta Tiongkok. Bagi Icha, kesempatan tersebut menjadi pencapaian istimewa.
Terlebih, ia datang sebagai penyanyi asal Indonesia yang bukan keturunan Tionghoa tetapi mampu membawakan lagu Mandarin di hadapan masyarakat China.
Tak hanya tampil, Icha juga berkesempatan berduet dengan artis terkenal di sana. Sambutan penonton semakin membuatnya terharu ketika mereka ikut menikmati dan menyanyikan lagu yang dibawakannya.
| Baca Juga: Tak Cuma Jago Main Game, Vonzy Temukan Passion di Dunia Seni Peran
"Suatu kebanggaan untuk saya, warga Indonesia yang juga bukan keturunan Cina, bisa tampil di TV swasta Cina dan bisa berduet dengan artis terkenal di sana di depan banyak penonton dan melihat mereka ikut menikmati bahkan menyanyikan lagu bersama saya," ungkap Icha.
Pengalaman tersebut menjadi momen yang sulit dilupakan. Baginya, kebahagiaan terbesar seorang penyanyi bukan sekadar tampil di atas panggung, melainkan ketika lagu yang dibawakan mampu menyentuh perasaan pendengar.
"Ada rasa haru juga bahagia ketika lagu yang kita bawakan bisa menyentuh dan menghibur orang lain. Hal tersebut menjadi motivasi saya untuk terus bernyanyi," paparnya.
Dalam mengembangkan kemampuan bermusiknya, Icha ternyata memiliki penyanyi idola yang turut menjadi inspirasinya. Dia adalah A-Lin, penyanyi asal Taiwan yang dikenal memiliki kemampuan vokal kuat.
| Baca Juga: Pagelaran Seni dari Guruh Sukses Kumpulkan Rp200 Juta Untuk Penyintas Kanker
"Saya mengidolakan salah satu penyanyi asal Taiwan, A-Lin, dan beberapa lagu A-Lin aku gunakan untuk perform," kata Icha.
Kini, Icha tak ingin berhenti mengembangkan kemampuannya. Selain rutin berlatih vokal bersama band, ia mulai mempelajari hal lain untuk menunjang penampilan di atas panggung.
"Sekarang lagi coba latihan koreografer," pungkas Icha Yang. (*)







