Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google
Penerbangan Anji dan Virgoun dibatalkan. Foto: Dok. tangkapan layar Instagram

Sementara itu, di media sosial juga ramai netizen membagikan kondisi dari lingkungan tempat tinggal mereka yang mengalami hujan abu.

| Baca Juga: Kreator Konten Waspada! Vilmei Bongkar Modus Pencurian Uang TikTok oleh Karyawan

Wajib Gunakan Masker

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau untuk selalu menggunakan masker dan menghindari berkegiatan di luar rumah.

"Kalau bisa tinggal di rumah saja, tidak usah keluar-keluar, sehingga tidak ada udara kotor yang masuk ke pernapasan kita. Kalau toh pun harus keluar, jangan lupa pakai masker," kata Budi Gunadi.

Masker yang digunakan pun tidak boleh asal pilih. Utamakan menggunakan tipe masker KN-95 yang menutup rapat area hidung hingga mulut, sehingga debu tidak masuk dari celah-celah yang terbuka.

Bukan hanya hidung, mata juga perlu dilindungi. Gunakanlah kacamata karena partikel kecil pada abu vulkanik dapat menyebabkan mata perih, memerah, hingga iritasi.

| Baca Juga: Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, SPPG Ditutup Sementara

Cara Tepat Membersihkan Abu Vulkanik

Menteri Kesehatan memberikan cara tepat membersihkan abu vulkanik, yakni dengan menyiramnya menggunakan air. Hindari membersihkannya menggunakan sapu karena membuat abu berterbangan di udara.

Erupsi Gunung Anak Krakatau

Badan Geologi Kementerian ESDM melaporkan Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi menerus yang disertai dengan suara gemuruh pada 4 September 2026 pukul 23.07 WIB.

Hingga 5 September 2026 pukul 04.40 WIB, masih berlangsung erupsi menerus dan masih terdengar gemuruh. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: