Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Langit Kuala Lumpur yang biasanya dipenuhi gedung pencakar langit terlihat berbeda di unggahan terbaru Pevita Pearce.

Melalui Instagram Story pada Minggu (6/9/2026), Pevita memperlihatkan suasana langit yang tampak berkabut dan keruh.

Alih-alih menganggapnya sebagai kabut biasa, Pevita justru mengaitkan kondisi tersebut dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

"Ini bukan kabut, ini salah satu dampak dari kebakaran di Kalimantan," tulis Pevita.

| Baca Juga: Remaja Kasmaran, Intip Potret Manis Noah Anak BCL Bareng Pacar

Unggahan Pevita Pearce soal Karhutla Sampai ke Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: Instagram @pevpearce

Dalam unggahan berikutnya, Pevita juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga diri dan menggunakan masker. Ia turut mengajak publik mendoakan orang-orang yang terdampak bencana.

Kenapa asap Kalimantan bisa sampai Malaysia?

Kabut asap yang terlihat dari Kuala Lumpur ternyata berkaitan dengan persoalan yang cakupannya jauh lebih luas. Kebakaran di Indonesia memang dapat menghasilkan asap yang bergerak melintasi batas negara ketika terbawa angin.

Dilansir dari CNA pada Jumat (28/8/2026) lalu, melaporkan wilayah Sarawak dan Klang Valley berada di jalur asap dari titik panas di Kalimantan dan Sumatra.

Beberapa hari kemudian, kondisi tersebut kembali diberitakan ketika asap dari Kalimantan menyebar ke Malaysia hingga Filipina.

| Baca Juga: Sherina Munaf Bantu Padamkan Karhutla di Kalteng, Sempat Hampir Putus Asa

Hal ini terjadi karena arah angin dapat membawa partikel asap dari lokasi kebakaran menuju wilayah lain. Jadi, meskipun sumber apinya berada di Indonesia, dampak kualitas udaranya tidak otomatis berhenti di perbatasan.

Yang mengejutkan, situasi di Malaysia sempat mencapai level serius. Serian, Sarawak, mencatat indeks pencemar udara (API) lebih dari 500 pada 4 September hingga pemerintah setempat menetapkan keadaan darurat.

Kuala Lumpur juga ikut terdampak

Dilansir dari Malay Mail pada Minggu (6/9/2026), melaporkan dua titik pemantauan di Kuala Lumpur masuk kategori tidak sehat. Cheras mencatat API 163, sedangkan Batu Muda berada di angka 161.

Pada hari yang sama, ASMC mendeteksi 184 titik panas di Kalimantan dan 373 di Sumatra. Asap sedang hingga tebal juga masih terpantau di bagian utara Borneo.

| Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, BNPB Minta Masyarakat Jangan Panik

Artinya, unggahan Pevita bukan sekadar soal langit Kuala Lumpur yang terlihat buram. Ada persoalan kualitas udara lintas batas yang memang sedang berlangsung di kawasan tersebut.

Pevita memang sering berada di Malaysia

Kuala Lumpur juga bukan tempat yang asing bagi Pevita. Setelah menikah dengan pengusaha Malaysia, Mirzan Meer, pada 2024, ia membagi waktunya antara Indonesia dan Malaysia.

Dalam wawancara dengan Tatler Asia, Pevita pernah menggambarkan kehidupannya yang terbagi antara Jakarta, Bali, Kuala Lumpur hingga Inggris.

Pada wawancara dengan Harper’s BAZAAR Malaysia pada Februari 2026, ia juga mengatakan menyukai Kuala Lumpur karena orang-orangnya, makanan, infrastruktur, serta kedekatannya dengan keluarga sang suami.

| Baca Juga: Farida Nurhan Terharu, Dapat Kado Ultah Kavling Makam dari Anak

Menariknya, di tengah aktivitasnya di Malaysia, Pevita juga masih disibukkan dengan proyek akting.

Ia sebelumnya mengungkap sedang menggarap film biopik tentang penyanyi seriosa Rose Pandanwangi. Selain itu, ia tercatat memiliki proyek mendatang 'Rose' dan '5 cm: Revolusi Hati'. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: