Diah Permatasari Terlibat dalam Misi Budaya Indonesia di Los Angeles
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on Google"Ingin memajukan UMKM ke kancah internasional gitu. Dan alhamdulillah insyaallah kita hampir satu langkah lagi nih ya, maju ke sana gitu. Siapa lagi kalau bukan kita? Sebagai public figure kita harus support Indonesia," tutur Diah.
Salah satu agenda yang akan dijalankan adalah Panggung Gembira pada 12 September. Acara tersebut akan mempertemukan diaspora Indonesia sekaligus menghadirkan sejumlah bentuk kesenian dan produk budaya Nusantara.
| Baca Juga: Melaney Ricardo dan Tyson Lynch Dukung Putrinya jadi Model Profesional
Perhelatan itu nantinya diisi dengan booth, bazar makanan Indonesia, fashion show, hingga pertunjukan seni. Diah menyebut ada pula sendratari yang menjadi bagian dari rangkaian acara.
"Kita akhirnya dipercaya untuk membuat sebuah acara yaitu pagelaran fashion show dan juga wastra bazar, bazar Nusantara. Dan kita ada tadi sendratari juga," jelasnya.
Diah juga melibatkan mahasiswa Indonesia yang sedang berada di Los Angeles. Mereka akan ikut ambil bagian dalam peragaan busana, termasuk menjadi model yang mengenakan karya-karya wastra Indonesia.
Bagi Diah, keterlibatan generasi muda diaspora penting karena mereka bisa ikut mengenalkan budaya Indonesia dari lingkungan tempat mereka tinggal dan belajar.
| Baca Juga: Ivan Gunawan Sulap Batik Madura Jadi Instalasi Seni di Nusanova 2.0 Sekar Jagat
Di sisi lain, Diah berharap kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi perempuan untuk tetap aktif berkarya. Ia ingin perempuan yang sudah memasuki usia matang tetap memiliki kegiatan produktif dan dapat memberikan kontribusi.
"Kita maunya ibu muda terus biar muda selamanya. Jadi daripada kita tidak mempunyai kegiatan yang positif tongkrong-tongkrong kopi-kopi nggak jelas, mending kita berkreativitas. Apa sih yang bisa kita buat buat negara kita yang bermanfaat?" katanya.
Diah menyadari perjalanan ke Los Angeles kali ini memiliki tanggung jawab berbeda dibandingkan kunjungan biasa. Ia dan tim membawa misi untuk memperkenalkan Indonesia sehingga persiapan dan hasil kegiatan menjadi hal yang menurutnya penting.
"Kita di sana kan bukan cuma mau ngecek-ngecek, bukan cuma mau piknik. Kita ada misinya harus kerja. Harus ada hasilnya karena kita membawa nama bangsa, jadi itu taruhannya," pungkasnya. (*)







