Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Pertunjukan drone menghiasi langit Pelabuhan New York, Amerika Serikat, pada Rabu (9/9/2026) malam sebagai bentuk peringatan 25 tahun Tragedi 9/11 atau Serangan 11 September 2001.

Karya seni bertajuk 2.977 Lights Over New York Harbor tersebut diselenggarakan oleh perusahaan Sky Elements Drone Shows dan disponsori oleh organisasi amal nirlaba independen, New York Foundation for the Arts.

Seperti namanya, pertunjukan itu melibatkan 2.977 drone yang terbang melayang membentuk siluet Twin Towers World Trade Center (WTC) yang runtuh akibat Tragedi 9/11. Jumlah drone melambangkan para korban yang gugur.

Produser drone show, Addison Mehr, menjelaskan bahwa ia ingin menghidupkan kembali ingatan masyarakat mengenai wujud fisik WTC, khususnya untuk para generasi muda yang tidak memiliki ingatan langsung mengenai tragedi tragis tersebut.

| Baca Juga: Influencer Igho 'Tiny' Ubiribo Meninggal Usai Jalani Prosedur Pembesaran Alat Vital di Thailand

"Jadi, menghadirkan kembali bentuknya dalam skala yang sebenarnya merupakan sebuah tindakan untuk mengenang peristiwa itu. Ini juga merupakan upaya membangun kebersamaan," ujarnya dikutip dari tayangan YouTube USA Today, Jumat (11/9/2026).

2.977 Lights Over New York Harbor dikembangkan melalui kerja sama dengan anggota komunitas 9/11, termasuk keluarga korban, penyintas, dan petugas tanggap darurat.

Addison Mehr berharap, pertunjukan drone yang dikerjakannya bersama tim dapat menjadi momen untuk masyarakat mengenang kembali para korban.

"Harapan saya, ketika keluarga, warga New York, maupun seluruh bangsa melihatnya, mereka akan memahami bahwa setiap cahaya melambangkan satu nyawa," ucapnya.

| Baca Juga: Keluarga Jurnalis Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau Tunggu Kabar di Posko Pantai Marina Carita

Selain drone show, masyarakat New York juga memperingati Tragedi 9/11 dengan mengadakan upacara di Ground Zero, lokasi runtuhnya Twin Towers WTC. Mereka mengheningkan cipta dan keluarga korban membacakan nama korban satu per satu.

Mengenang Tragedi 9/11

Kembali ke 11 September 2001, kala itu terjadi serangkaian pembajakan empat pesawat jet penumpang dan serangan bunuh diri yang dilakukan oleh 19 militan yang berafiliasi dengan kelompok ekstremis Islam al-Qaeda.

Mereka menargetkan beberapa lokasi di New York dan Washington, D.C., termasuk Twin Towers WTC. Para pembajak sengaja menabrakkan dua pesawat ke menara kembar tersebut yang menyebabkan gedung runtuh dalam waktu dua jam.

| Baca Juga: Kini Terkenal Jadi Model, Mike Manusia Silver Dituding Telantarkan Anak-Istri

Pesawat pertama, American Airlines Penerbangan 11, menabrak menara bagian utara sekitar pukul 08.46 pagi waktu setempat.

Berselang 17 menit setelahnya, pesawat kedua, United Airlines Flight 175 terbang menghantam menara bagian selatan pada pukul 09.03.

Tragedi 9/11 menewaskan total 2.977 jiwa. Ratusan petugas polisi dan pemadam kebakaran juga gugur dalam tugas.

Insiden tersebut menjadi sejarah kelam negara Amerika Serikat. Peristiwa itu juga mendorong pemerintah setempat memerangi terorisme habis-habisan. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: