Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Aktris Ochi Rosdiana membagikan pengalaman tak biasa selama menjalani proses syuting film horor Lingsir Wengi: Motel Malioboro. Bukan sekadar berhadapan dengan adegan menyeramkan di depan kamera, Ochi mengaku menyaksikan langsung asistennya mengalami kesurupan di lokasi syuting.

Peristiwa itu disebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, setelah sebelumnya suasana di lokasi produksi sudah terasa berbeda. Ochi mengaku sempat mencium aroma menyengat menyerupai bau darah dari sebuah ruangan yang dijadikan basecamp para pemain dan kru.

Saat itu, Ochi tengah mengeringkan rambut menggunakan hairdryer. Karena merasa tidak nyaman dengan aroma tersebut, ia memutuskan pindah ke ruangan lain.

“Aku hairdryer rambut. Karena di situ bau darah, aku kayak geser keluar. Pindah ke ruangan lain,” kata Ochi Rosdiana saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026).

| Baca Juga: Dari Konten Jadi Teror Gaib: Misteri Kelam di Balik Trailer 'Lingsir Wengi: Motel Malioboro'

Tak lama berselang, seseorang yang bernama Alif yang berada di ruangan tersebut menghubunginya. Rupanya, Alif juga mencium aroma yang sama dan meminta Ochi kembali.

“Alif nge-chat karena dia sendirian di situ tadinya berdua, ‘Ci balik dong, bau darah’. Dia juga nyium. Akhirnya pas aku balik ke situ memang bau darah,” ujarnya.

Ketegangan berlanjut beberapa jam kemudian ketika asisten Ochi tiba-tiba berubah kondisi. Sebelumnya, Ochi sedang makan dan sempat menawarkan makanan kepada sang asisten. Namun, setelah sang asisten meminta es dan kembali, tubuhnya mulai bergetar dengan wajah pucat.

“Habis dari balik minta es, justru dia getar. Mukanya pucat. Aku bilang, ‘Mbak kenapa?’,” ungkap Ochi.

| Baca Juga: Dimas Aditya dan Naura Hakim Hadapi Tantangan Berbeda Bintangi Film 'Urang Bunian'

Ochi mengaku benar-benar terkejut karena itu menjadi kali pertama dirinya melihat seseorang mengalami kesurupan tepat di depan mata. Ia pun berusaha menahan tubuh asistennya, tetapi merasa kesulitan lantaran tubuh sang asisten terasa sangat berat.

“Aku berdua sama dia, aku mencoba menahan tapi berat banget badannya. Ternyata kalau orang lagi ketempelan tuh berat banget. Tanganku ada cakaran,” tuturnya.

1 2

Tags: