Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Fanny Kondoh buka-bukaan soal kondisi mentalnya yang terguncang akibat hujatan netizen. Ia sempat dibanjiri kritikan karena memeluk dokter sekaligus influencer Gia Pratama Putra di premiere film 'Baby Udon'.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan dokter Gia awalnya menyodorkan tangannya untuk bersalaman, namun Fanny kemudian memeluknya.

Sejumlah netizen menilai aksi wanita itu tidak pantas, mengingat si dokter telah memiliki istri.

Fanny lantas menjelaskan bahwa ia memberikan pelukan karena terlalu bersemangat. Ia tidak menyangka dokter Gia akan datang ke premiere film yang diangkat dari kisah nyata kehidupannya dengan almarhum suaminya, mantan CEO PT Sriboga Marugame Indonesia, Hajime Kondoh.

| Baca Juga: Tanggapan Olivia Allan soal Fanny Kondoh Takut Jatuh Cinta pada Denny Sumargo di 'Baby Udon'

"Nggak nyangka waktu turun beliau datang dan dia mention aku. Aku kan ngerasa butiran debu ya, di-mention dokter Gia. Terus dia mau salaman, aku menyambutnya dengan pelukan," kisahnya di podcast YouTube Melaney Ricardo, Jumat (11/9/2026).

Fanny mengakui apa yang dilakukannya salah. Apalagi sebagai seorang wanita berhijab, ia seharusnya bisa menjaga sikap di depan publik maupun saat bersama pria lain.

"Aku menyadari seharusnya aku tidak melakukan itu. Karena pertama, menjaga marwahku sebagai perempuan yang berhijab, menjaga marwah beliau yang memiliki istri, perasaan istrinya," tuturnya.

Setelah kejadian tersebut, Fanny Kondoh langsung meminta maaf kepada dokter Gia dan istri. Beruntung, pasangan itu tidak begitu mempermasalahkannya.

| Baca Juga: Kisah Nyata Film ‘Baby Udon’: Perjalanan Cinta Emosional Bos Marugame Indonesia dengan Seorang Kasir

Namun, dari kejadian pelukan dengan dokter Gia yang memicu kritikan, Fanny belajar bahwa ia harus berhati-hati dalam berinteraksi dengan orang lain.

"Dari pembelajaran ini aku menyadari mulai besok hati-hati dalam berfoto meskipun overexcitement ya just do properly. Kayak harus banyak hati yang dijaga, harus lebih mikirin perasaan orang lain kayak gitu," katanya.

1 2

Tags: