Dokter Gia Minta Netizen Stop Hujat Fanny Kondoh demi Kelancaran Program Bayi Tabung Istri
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Dokter Gia Pratama Putra memberikan respons bijak terkait perundungan terhadap aksi pelukan Fanny Kondoh. Ia mengimbau publik menghentikan aksi hujatan itu demi kelancaran program bayi tabung sang istri, Fira.
Melalui unggahan Instagram, Dokter Gia menegaskan bahwa kondisinya dan sang istri, baik-baik saja usai kejadian tersebut. Baginya, pelukan Fanny hanyalah aksi spontan dari seseorang yang ingin memberi dukungan.
Ia pun mengimbau netizen untuk berhenti menyebarkan komentar jahat, mengingat tidak semua orang mampu menghadapinya.
| Baca Juga: Fanny Kondoh Akui Kena Mental, Dihujat karena Peluk Dokter Gia
“Aku sendiri sudah teramat santai dan tentram dengan apa pun kata-kata apa pun dari siapa pun. Tapi nggak semua orang sanggup menerima komentar tajam yang datangnya bertubi-tubi,” tulisnya, Minggu (13/9/2026).
Daripada mencampuri hubungan orang lain, Dokter Gia mengajak masyarakat mengalihkan perhatian ke isu yang lebih penting saat ini, seperti kebakaran hutan serta kelangkaan BBM di beberapa daerah.
“Aku cuma berharap kita tetap menjaga cara dan kata-kata menyampaikannya, supaya kepedulian kita tidak berubah menjadi luka untuk orang lain,” ungkapnya.
“Aku percaya Indonesia kita yang lebih baik bisa dimulai dari kata-kata yang lebih baik,” lanjutnya.
| Baca Juga: Kisah Nyata Film ‘Baby Udon’: Perjalanan Cinta Emosional Bos Marugame Indonesia dengan Seorang Kasir
Melalui unggahan itu pula, Dokter Gia membawa kabar bahagia mengenai program bayi tabung (IVF) yang dijalaninya bersama sang istri. Ia meminta netizen untuk menghentikan aksi perundungan terhadap Fanny demi membelanya dan sang istri.
“Kami akan embrio transfer. Jadi minta tolong jangan jadikan kami alasan untuk mem-bully, menghujat, dan mencaci maki seseorang,” harapnya.
Di keterangan unggahan, ia memohon doa agar program bayi tabung yang sedang dijalani bersama istri berjalan lancar.
1 2







