Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Menjaga Koridor Rudy Soedjarwo dan Riri Riza

Menyutradarai karakter yang sudah begitu melekat kuat di benak penonton Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi Teddy. Ia menegaskan pentingnya menjaga pakem yang telah dibangun oleh para sutradara terdahulu, sembari menyisipkan sentuhan personal dan penyesuaian zaman.

"Setiap bikin film pasti ada tantangannya. Harus benar-benar mengikuti dari koridor yang sudah dibangun, cuman dengan interpretasi saya sendiri dan dengan adjustment di zaman sekarang, gitu. Tapi kan pasti orang punya perbandingan dengan karakter sebelum-sebelumnya," jelasnya.

| Baca Juga: Dipuji Stunt Coordinator Hollywood, Intip Latihan Adegan Pertarungan Agnez Mo di ‘Reacher 4’

Ceritanya sengaja dibangun melalui situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga selain tetap mempertahankan elemen nostalgia bagi penggemar AADC, film ini juga membawa sudut pandang baru yang relevan dengan dinamika hubungan masa kini.

Film pendek ini banyak mengeksplorasi momen-momen yang lebih sederhana antara Cinta dan Rangga, salah satunya bagaimana masakan omelette atau 'Omelette Cinta' secara seamless hadir sebagai representasi bahasa cinta antara keduanya.

"Jadi yang saya coba inject di sini gaya bercerita, treatment, dialognya dengan gaya saya," imbuhnya.

Persiapan Satu Bulan Penuh

Meski durasi tayangnya tergolong singkat, Teddy membeberkan bahwa proses persiapan film pendek ini memakan waktu yang cukup panjang dengan melibatkan berbagai pihak.

| Baca Juga: Kim Garam Eks LE SSERAFIM Mulai Karier Akting, Profil Baru Jadi Sorotan

Teddy merinci total durasi keseluruhan proyek berlangsung sekitar satu bulan penuh, dengan seluruh lokasi pengambilan gambar dipusatkan di ibu kota.

"Syuting film ini tuh tiga hari. tapi persiapannya yang cukup.panjang. Karena kan ada pengembangan skenarionya bersama Titien Wattimena juga dan tim kreatifnya," ungkap Teddy.

1 2 3

Tags: