Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Kapal Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Kapal yang membawa 243 orang tersebut diterpa cuaca buruk, mengalami kemiringan atau listing, lalu kehilangan kontak.

Hingga pembaruan data Posko SAR pukul 14.30 WITA, 103 orang telah dievakuasi dan enam di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Kronologi KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak

Kapal berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9) dan dijadwalkan menuju Banjarmasin. Situasi mulai berubah ketika kapal memasuki perairan sekitar Masalembo.

| Baca Juga: Kronologi Runner-up Raka Raki Jatim 2026 Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Minta Korban Aborsi

Sekitar pukul 02.00 WITA, komunikasi dengan kapal terputus setelah sebelumnya dilaporkan menghadapi cuaca buruk.

Posisi terakhir yang diterima berada di koordinat 4°31'51.82" LS dan 114°02'06.88" BT, sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.

Laporan hilang kontak baru diterima Kantor SAR Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA dari pihak pengelola kapal.

Tim kemudian bergerak dan KN SAR Laksmana 241 diberangkatkan menuju titik terakhir dengan estimasi perjalanan sekitar lima jam.

| Baca Juga: Perjuangan Esau Sidemo: 26 Hari Hanyut di Samudra Pasifik Hingga Dievakuasi Kapal Prancis

Awalnya 1 Tewas, Kini Jadi 6 Orang

Perkembangan jumlah korban berubah cukup cepat karena proses evakuasi dan pendataan masih berlangsung. Pada laporan awal, dari 103 orang yang dievakuasi, satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Namun, pembaruan data Posko SAR pukul 14.30 WITA mencatat enam korban meninggal dunia.

Lima korban tambahan ditemukan dalam kelompok yang dievakuasi menggunakan TB TCP, sementara satu korban sebelumnya dievakuasi melalui TB Mauhaw IX.

Artinya, angka korban dalam insiden ini masih sangat mungkin berubah selama proses identifikasi berlangsung. Basarnas juga mengingatkan agar masyarakat tidak menyebarkan video korban yang sumbernya belum terverifikasi.

| Baca Juga: Tim Gabungan Perluas Area Pencarian Jurnalis dan Awak yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

103 Orang Berhasil Dievakuasi

Sebanyak 103 orang berhasil dievakuasi menggunakan tiga kapal yang berada di sekitar lokasi, yakni TB Mauhaw IX, TB TCP, dan MV Haida.

Rinciannya, TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang, TB TCP 38 orang, sedangkan MV Haida membawa 49 orang.

Sebagian korban diarahkan menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, sementara kelompok yang berada di TB Mauhaw IX dibawa menuju Pelabuhan Tuban.

Kapal Berusia Hampir 40 Tahun

Ada fakta menarik yang perlu diketahui. Virgo Transport 8 sebelumnya bernama Ferry Kurushima dan dibangun di Jepang pada 1987.

| Baca Juga: Keluarga Jurnalis Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau Tunggu Kabar di Posko Pantai Marina Carita

Data kapal mencatatnya sebagai kapal ro-ro/passenger yang dibangun Shin Kurushima Onishi Shipyard.

Apa yang Dilakukan Pemerintah?

Pencarian masih dilanjutkan dengan melibatkan Basarnas, TNI AL, kapal-kapal di sekitar lokasi, serta dukungan helikopter.

Posko penanganan juga disiapkan di Pelabuhan Trisakti, sementara fasilitas medis dan ambulans disiagakan untuk menerima korban.

Penyebab pasti kapal mengalami kemiringan hingga kehilangan kontak belum dapat dipastikan. Faktor cuaca, teknis, maupun manusia masih menunggu hasil investigasi resmi. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: